RADAR MALANG - Tidak heran bagi masyarakat Indonesia selalu mencari film horor untuk ditonton. Begitu juga halnya dengan produser Indonesia yang mendukung banyaknya produksi film horor yang ditayangkan di bioskop.
Mulai dari film horor yang memang dibuat sendiri oleh produsernya ataupun bisa mengangkat dari kisah nyata.
- Malam Pencabut Nyawa
Kisah horor yang menceritakan tentang seorang siswa yang merasa insomnia pasca kematian kedua orang tuanya.
Teror yang menghantuinya seakan-akan diberi mimpi dan penglihatan orang-orang yang akan mati di dunia nyata.
Dengan bantuan temannya yang bisa menyusuri alam mimpi manusia pada saat mereka beristirahat, siswa tersebut harus tetap mengungkap misteri yang sedang terjadi di alam mimpinya.
- Marni
Kisah ini menceritakan sebuah keluarga yang pindah ke sebuah desa terpencil yang terkenal dengan mistisnya.
Larangan untuk tidak bermain dan keluar rumah pada saat maghrib merupakan teguran keras bagi seluruh masyarakat yang tinggal di desa ini.
Namun tidak disengaja adik dari salah satu keluarga ini bermain pada saat waktu maghrib, dan sang adik pun hilang.
Seluruh keluarga berusaha mencari sang adik yang dibantu oleh anak dari Pak Lurah, namun pada saat sang adik sudah berkumpul kembali bersama keluarganya sikapnya tidak lagi sama seperti awalnya.
Seluruh keluarga bingung dan akhirnya mencari berbagai cara untuk mengembalikan kehidupan mereka seperti sedia kala, namun yang terjadi adalah teror semakin menjadi.
- Paku Tanah Jawa
Kisah seorang gadis yang hidupnya dipenuhi dengan pandangan negatif dari warga sekitar karena perbuatan ibunya.
Pesugihan yang dilakukan sang ibu dengan menggunakan banyak pria itu merupakan awal dari gadis tersebut menerima banyak teror ghaib.
Teror itu dimulai karena ada seorang laki-laki yang ia cintai, namun oleh sang ibu digunakan untuk pesugihan.
Akhirnya dia meminta bantuan kepada seorang Kyai untuk memusnahkan teror tersebut.
- Temurun
Kehilangan sosok ibu yang diakibatkan oleh kelalaian dari anak pertama membuat anak kedua dan ketiga harus dijemput oleh sang ayah untuk pindah ke kota.
Kehidupan mereka tidak bahagia setelah pindah ke kota karena mendapatkan banyak teror serta trauma yang harus mereka rasakan.
Kedatangan sosok nenek kandung mereka yang dimana nenek mereka menunjukkan wujud aslinya membuat mereka hidup tidak tenang.
Teror tersebut disinyalir karena berkaitan dengan garis temurun keluarga mereka yang berkaitan dengan pemegang perusahaan yang sedang dipegang oleh ayah mereka. (Christina Bigtha)
Editor : Aditya Novrian