Tim Bermain Dua Hari Sekali di Turnamen
BALI - Salah satu ujian Arema FC mempertahankan mahkota juara Piala Presiden adalah jadwal turnamen yang padat.
Singo Edan tercatat akan bermain selama dua hari sekali di fase grup Piala Presiden 2024.
Jika mampu lolos, mereka akan menjalani babak semifinal sampai final dalam rentang waktu empat hari (selengkapnya baca grafis).
Laga pertama Arema FC di turnamen tersebut akan dimulai dengan melawan Bali United pada 21 Juli mendatang.
Lalu berlanjut menghadapi Persija Jakarta pada 24 Juli dan Madura United dua hari berselang atau 26 Juli.
Baca Juga: Semua Penjaga Gawang Arema FC Berpeluang Tampil
Kondisi tersebut berpotensi menjadi hal yang tidak menguntungkan untuk tim. Alasannya waktu jeda tersebut kurang memenuhi waktu istirahat untuk menjalani laga selanjutnya.
”Kalau dibilang ideal atau tidak tentunya jeda hanya dua hari sangat kurang,”
ungkap Fisioterapi Arema FC Reta Arroyan.
Menurutnya jeda yang ideal untuk setiap pertandingan minimal lima hari.
Waktu itu dibutuhkan lantaran tubuh membutuhkan waktu recovery dua kali 24 jam.
Setelah itu membutuhkan pemulihan untuk berada kondisi terbaik.
Lalu seusai itu tim pelatih akan melakukan persiapan.
Meski begitu, namun situasi itu tidak bisa dihindarkan.
Karena memang gelaran Piala Presiden 2024 waktunya pendek.
Alhasil berpengaruh kepada jeda setiap laga.
Karena itu nanti antisipasi akan menerapkan sejumlah metode untuk mempercepat recovery.
Seperti ice bath, menjaga asupan makanan, waktu istirahat pemain.
”Mungkin nanti pelatih juga akan melakukan rotasi di setiap laga,” katanya.
Menurutnya tim berpengalaman menghadapi situasi itu.
Baca Juga: Arema FC, Fisik Legiun Asing Belum Ideal
Tim pelatih Singo Edan wajib waspada dengan situasi itu karena penggawa Arema FC diprediksi belum bermain dengan kondisi level fitnes 100 persen.
Itu menyusul penggawa Singo Edan baru berlatih maksimal dalam dua pekan.
Berdasar catatan koran ini, pada Piala Presiden 2022 lalu pemain Singo Edan bergantian mendapat perawatan saat mengarungi ajang itu.
Di antaranya Jhon Alfarizi, Gian Zola, Rendika Rama, Bagas Adi Nugroho, Evan Dimas, sampai Hasyim Kipuw.
Saat di fase grup jeda setiap laga empat hari.
Meski begitu, namun ajang Piala Presiden 2024 nanti menawarkan hadiah prestisius untuk pemenang turnamen.
Itu karena punya hadiah sebesar Rp 5 Miliar.
Angka itu bisa menjadi pemasukan besar untuk klub.
Pelatih kepala Arema FC Joel Cornelli tidak menampik jadwal padat tersebut memberi tantangan tersendiri.
Itu karena berpotensi membuat pemain mengalami problem kaki.
”Pasti ada risiko dengan jadwal seperti itu. Tapi, kami tidak bisa kabur,” paparnya.
Menurutnya Lucas Frigeri dkk akan berusaha menjalani setiap pertandingan dengan maksimal.
Baca Juga: Pelatih Arema FC Joel Cornelli Kantongi Kekuatan Lawan di Piala Presiden
Dia dan tim medis akan menyiapkan langkah antisipasi bertujuan supaya pemain tidak alami masalah.
Artinya tidak sampai mengalami cedera.
Joel mengatakan dalam gelaran Piala Presiden dia akan memanfaatkan setiap laga untuk dua hal.
Pertama mengembangkan tactical antar pemain.
Kedua adalah mencari skema permainan.
”Kami akan mencoba beberapa taktik dan memadukan sejumlah pemain,” tuturnya. (gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana