RADAR MALANG-Insiden kartu merah yang melibatkan bek Garuda, Justin Hubner, menjadi sorotan utama setelah pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Hubner, yang awalnya menerima kartu kuning di babak pertama karena melakukan tekel keras ke arah kepala pemain Arab, kembali melakukan pelanggaran di babak kedua saat hendak melakukan tendangan bebas.
Pelanggaran keras tersebut membuat Hubner diusir wasit dan Timnas Indonesia harus bermain dengan 10 pemain hingga akhir pertandingan.
Meskipun demikian, pertahanan solid dari Maarten Paes dan kawan-kawan berhasil menjaga keunggulan 2-0 yang sudah dicapai melalui dua gol Marselino Ferdinan.
Aksi emosional Hubner ini langsung menjadi viral di media sosial, dengan banyak netizen membandingkannya dengan bek legendaris Sergio Ramos yang dikenal dengan permainan kerasnya di lapangan.
"Justin Hubner tolong diingat ya, situ bukan Sergio Ramos. Jangan bawa sifat sok jagoan di Timnas!" tulis seorang pengguna di platform X.
Selain kritik, aksi Hubner juga memicu berbagai meme yang beredar luas di media sosial.
Beberapa netizen mengunggah foto Hubner saat menendang kepala lawan dengan caption yang beragam, menciptakan momen kocak di tengah kejenuhan pertandingan.
Pelatih Shin Tae-yong mengakui bahwa insiden ini menjadi pelajaran penting bagi tim dan berharap agar situasi seperti ini tidak terulang di laga-laga berikutnya.
"Kami harus lebih disiplin dan berhati-hati dalam setiap langkah kita di lapangan," ujar Shin dalam konferensi pers usai pertandingan.
Hubner sendiri merasa sangat bersalah atas insiden tersebut dan berterima kasih kepada rekan-rekannya serta para fans yang tetap mendukung tim meskipun harus bermain dengan 10 pemain.
"Saya sangat menyesal dengan pelanggaran saya dan berharap bisa belajar dari kesalahan ini," kata Hubner. (Adrian Irfan Pratama)
Editor : Aditya Novrian