Dampak Perselingkuhan bagi Mental dan Hubungan, Ini Penjelasannya

MALANG, RADAR MALANG - Perselingkuhan yang dulu dianggap sebagai permasalahan pribadi, kini menjadi perbincangan publik di sosial media hingga berita nasional. Perselingkuhan sendiri bukan sekedar pelanggaran komitmen, tetapi krisis emosional yang merusak kesehatan mental, pondasi hubungan, bahkan luka jangka panjang.
Simak penjelasan lebih panjang perihal dampak perselingkuhan!
Dampak bagi Kesehatan Mental Korban
Untuk korban, perselingkuhan sering terasa seperti kehilangan realitas. Secara psikologis, kondisi ini dapat memicu gejala seperti Post Traumatic Stress Disorder (PTSD), mudah marah, merasa panik berlebihan hingga rasa waspada berlebihan terhadap pasangan. Kemudian depresi dan perasaan sedih yang berkepanjangan.
Bahkan tidak jarang, korban mulai mempertanyakan nilai dirinya sendiri, dari merasa kurang menarik, tidak cukup baik, bahkan menyalahkan diri atas kejadian perselingkuhan.
Dampak pada Hubungan
Kecurigaan menjadi bayang-bayang yang sulit dihindari. Bahkan ketika pasangan mencoba memperbaiki keadaan, overthinking dan trust issue akan sering muncul. Dalam banyak kasus, hubungan berubah menjadi tidak sehat (toxic) karena emosi yang tidak stabil, pertengkaran berulang, hingga muncul sikap defensif atau agresif yang melelahkan.
Tidak sedikit hubungan yang berakhir pada perpisahan atau perceraian karena kepercayaan yang sulit dipulihkan.



