Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kuota Peserta Diklat Jurnalistik SMK di Kota Malang Tersisa 5 Guru saja

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Selasa, 18 Februari 2025 | 18:39 WIB
BELAJAR LITERASI : Gelaranan Diklat Jurnalistik Guru SMK se-Kota Malang pada 2024 lalu.
BELAJAR LITERASI : Gelaranan Diklat Jurnalistik Guru SMK se-Kota Malang pada 2024 lalu.

MALANG KOTA – Antusias guru Kota Malang untuk mengikuti Diklat Jurnalistik Guru SMK sangat tinggi.

Terbukti dengan jumlah peserta yang sudah mencapai 15 orang sampai dengan kemarin (17/2).

Panitia hanya menyediakan kuota 20 guru saja untuk acara diklat yang digelar pada Selasa (25/2) ini.

Yang berbeda dengan pelaksanaan diklat sebelumnya, ada dua pemateri profesional yang akan memberikan edukasi kepada seluruh peserta.

Pertama, Redaktur Senior Jawa Pos Radar Malang Mahmudan yang akan memberikan edukasi bagaimana membuat berita yang cepat dan akurat.

Selain itu, ada Direktur PT. Cita Intrans Selaras Wawan Sulthon Fauzi MPd yang juga merupakan salah satu penulis buku terbaik di Kota Malang.

Nantinya, seluruh peserta akan diarahkan untuk membuat Buku Antologi pertama karya guru SMK di Kota Malang dan Kota Batu.

Ada 9 sekolah negeri berpartisipasi dalam acara ini, dari 16 sekolah negeri yang ada di Kota Malang dan Kota Batu.

Diantaranya, SMKN 1 Malang, ⁠SMKN 4 Malang, ⁠SMKN 5 Malang, SMKN 6 Malang, SMKN 7 Malang , SMKN 10 Malang, SMKN 13 Malang, SMKN 1 Batu dan SMKN 2 Batu.

Bahkan ada salah satu sekolah negeri yang mendaftarkan tiga orang gurunya untuk bisa mengikuti kegiatan ini.

“Banyak sekali prestasi dan informasi update yang ada di sekolah kami. Tapi, belum maksimal secara pemberitaan. Semoga dengan banyaknya guru yang saya ikut sertakan di acara ini, meningkatkan kepercayaan masyarakat dan semangat siswa SMKN 1 Malang untuk berprestasi lebih baik,” jelas Kepala SMKN 1 Malang Andri Kusdarmanto MPd.

Sedangkan untuk SMK swasta, ada 3 sekolah yang bersemangat untuk belajar jurnalistik dan mengantisipasi berita hoax yang ada di sekolah.

Dari 44 SMK di Kota Malang dan Kota Batu. Tiga sekolah tersebut, diantaranya SMK Muhammadiyah 1 Malang, SMK Ma’arif Batu dan ⁠SMK Wiyata Husada.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kota Malang – Kota Batu sangat berterima kasih untuk partisipasi seluruh sekolah mensukseskan kegatan ini.

“Semoga kedepan berita di social media sekolah bisa lebih hidup. Dan hasil karya buku antologi yang sudah dibuat peserta bisa dikajdikan pijakan untuk membuat buku secara mandiri,” tutupnya. (bes/)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Diklat Jurnalistik SMK 2025 #diklat jurnalistik 2025 #malang kota #Diklat Jurnalistik