Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

BMKG Ingatkan Masyarakat Waspada Perubahaan Cuaca Sebelum Mudik Lebaran, Pantau Informasi Cuaca Secara Berkala

Aditya Novrian • Minggu, 23 Februari 2025 | 20:00 WIB

WASPADA: BMKG memprediksikan fenomena La Nina akan terjadi pada akhir 2024 hingga Maret 2025.
WASPADA: BMKG memprediksikan fenomena La Nina akan terjadi pada akhir 2024 hingga Maret 2025.

RADAR MALANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca serta tetap aktif memantau informasi cuaca terkini.

Hal ini guna memperingatkan masyarakat yang ingin melakukan perjalanan mudik lebaran mendatang.

Plt. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menjelaskan bahwa sebagian wilayah Indonesia masih mengalami puncak musim hujan dengan intensitas menengah hingga tinggi yang menyebabkan di beberapa daerah terkena dampaknya.

Baca Juga: BMKG Malang Pantau 20 Sensor Identifikasi Gempa

“Masyarakat di imbau agar selalu aktif untuk pantau informasi cuaca sebelum melakukan perjalanan mudik lebaran,” ucap Dwikorita ketika Rapat Koordinasi Persiapan Mudik Lebaran di Jakarta, Jumat.

Dwikorita menambahkan bahwa fenomena La Nina yang melemah diperkirakan akan berlangsung hingga Mei 2025.

Kondisi ini berpotensi memicu peningkatan intensitas hujan di berbagai wilayah Indonesia, khususnya pada periode Maret – April 2025.

Baca Juga: Siklon Tropis Taliah Menjauh, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Masih Terjadi di Indonesia Hingga 13 Februari 2025

Peristiwa tersebut menyebabkan curah hujan berada dalam kategori menengah hingga tinggi yang disertai dengan petir dan angin kencang.

Selain itu, BMKG juga mengidentifikasi adanya pengaruh lainnya yaitu aktivitas gelombang ekuator dan Madden-Julian Oscillation (MJO) yang diprediksi mulai aktif pada bulan Maret mendatang.

Fenomena ini memiliki potensi untuk meningkatkan pertumbuhan awan hujan, terutama di wilayah Sumatra bagian utara.

Baca Juga: BMKG Prediksi Puncak Musim Hujan 2024-2025: Waspada Dampak La Nina

Adapun informasi selanjutnya berupa potensi terjadinya banjir rob di beberapa wilayah pesisir Indonesia yang disebabkan oleh fenomena bulan baru dan purnama yang terjadi bersamaan.

Ketahui bahwa posisi Bumi dan Bulan pada akhir Maret dan April akan berada pada jarak terdekat.

Periode Maret – April merupakan masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau (pancaroba) yang seringkali ditandai dengan cuaca ekstrem seperti hujan deran dengan petir, angin kencang hinga berpotensi terjadinya angin putting beliung.

Baca Juga: Kerap Hujan, Pembersihan Longsoran Jalan Lintas Selatan Ditunda

Guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2025, BMKG terus mempererat koordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti kementerian, lembaga, dan petugas yang mengatur jalan trasportasi darat dan laut.

Salah satu upaya mitigasi yang dilakukan adalah penyesuaikan jalur penyeberangan yang padat seperti Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk berdasarrkan kondisi cuaca.

Hal tersebut bertujuan untuk menjamin keselamatan perjalanan masyarakat melalui penerapan Joint SOP.

Baca Juga: Hujan Lima Jam, Dua Kawasan di Kota Malang Tergenang

BMKG terus mengimbau kepada selurug masyarakat untuk senantiasa memantau informasi cuaca sebelum melakukan perjalanan, agar perjalanan mudik dapat berjalan dengan aman dan nyaman.

Informasi cuaca terkini dapat Anda akses melalui berbagai saluran resmi BMKG, termasuk situs web, aplikasi InfoBMKG, sosial media, serta layanan SMS Blast. (tiw)

Editor : Aditya Novrian
#potensi hujan #fenomena La Nina lemah #BMKG #dwikora karnawati #Hujan Lebat Angin Kencang