RADAR MALANG - Banjir mulai meluas di wilayah Bekasi, Jawa Barat pada hari Selasa, 4 Maret 2025.
Banjir di wilayah Bekasi disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi yang melanda kawasan Jabodetabek sejak Minggu malam.
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, banjir terjadi akibat hujan deras yang diperparah oleh kiriman air dari kawasan Bogor.
Baca Juga: Banjir Kali Lamong, 16 Desa di Gresik Tergenang
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi Priadi Santoso juga menjelaskan, bahwa luapan Kali Bekasi terjadi akibat meningkatnya debit air dari hulu Sungai Cikeas dan Sungai Cileungsi.
Berdasarkan data sementara yang disampaikan oleh BNPB, terdapat 140 unit rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 3 meter di tujuh kecamatan Kota Bekasi.
Tujuh kecamatan itu mulai dari Kecamatan Bekasi Timur, Kecamatan Bekasi Selatan, Kecamatan Bekasi Utara, Kecamatan Medan Satria, Kecamatan Rawalumbu, Kecamatan Pondok Gede, dan Kecamatan Jatiasih.
Baca Juga: Banjir di Surabaya Utara, Kawasan Gelora Bung Tomo Tergenang
Melalui video-video yang beredar di sosial media, banyak warga yang merekam detik-detik Mall Mega Bekasi dan RSUD Kota Bekasi.
Salah satu pegawai toko Mall Mega Bekasi melaporkan masuknya air bah kedalam mall karena meluapnya Kali Bekasi.
Air bah yang tiba-tiba menerjang membuat pengunjung dan pedagang di lantai dasar mall panik.
Para pengunjung langsung bergegas menuju eskalator dan tangga untuk menyelamatkan diri, suasana semakin mengkhawatirkan dikarenakan teriakan histeris warga yang sambil berlarian membawa barang ke lantai atas melalui eskalator.
Baca Juga: Banjir di Kedung Baruk Mulai Surut
Pada video lain, menunjukkan RSUD Kota Bekasi di Jalan Pramuka yang terdampak banjir.
Air Menggenang di basement dan merendam dapur gizi dan laundry. Keadaa ini menyebabkan sejumlah pasien pun dievakuasi ke ruang aman.
Sejumlah masyarakat ikut berkomentar, menurut mereka banjir Bekasi 2025 seperti menjadi banjir paling parah karena meluas hingga ke pusat kota. (NR)
Editor : Aditya Novrian