Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

325 Warga Manfaatkan Mudik Gratis yang Dibuka BUMN di Kota Malang

Bayu Mulya Putra • Minggu, 30 Maret 2025 | 01:31 WIB
BUKA DELAPAN RUTE: Jajaran petinggi Perum Jasa Tirta (PJT) I Kota Malang memberangkatkan pemudik gratis, Kamis lalu (27/3). (PJT 1 FOR RADAR MALANG)
BUKA DELAPAN RUTE: Jajaran petinggi Perum Jasa Tirta (PJT) I Kota Malang memberangkatkan pemudik gratis, Kamis lalu (27/3). (PJT 1 FOR RADAR MALANG)

MALANG KOTA - Kesempatan mudik gratis tak hanya dibuka Pemkot Malang. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga membukanya. Seperti dilakukan Perum Jasa Tirta (PJT) I Kota Malang. Tahun ini, ada 325 pemudik yang diberangkatkan PJT I.

Direktur Utama PJT I Fahmi Hidayat mengatakan, jumlah pemudik tahun ini lebih banyak dibanding 2024 lalu. Tahun lalu, pihaknya membuka kuota untuk 270 pemudik. "Artinya, ada peningkatan sebanyak 20 persen," kata dia selepas pelepasan peserta mudik gratis di Kantor PJT I, Kamis lalu (27/3).

Fahmi bersyukur program mudik bersama BUMN 2025 berjalan dengan baik. Dia melihat, peningkatan jumlah pemudik tak lepas dari optimalisasi sosialisasi kepada masyarakat. Selain itu, pihaknya juga menambah rute tujuan baru.

Pemberangkatan peserta mudik gratis dilakukan dari dua titik flag off utama. Yakni Malang dan Jakarta. Untuk tahun ini, PJT I membuka total delapan rute perjalanan. Yaitu Jakarta-Malang, Malang-Banyuwangi, Malang-Trenggalek, Malang-Jakarta, Malang-Semarang (via tol), Malang-Semarang (non-tol), Malang-Purwokerto, dan rute baru yang menghubungkan Malang-Cirebon-Bandung via tol.

PJT I juga memastikan kenyamanan dan keamanan pemudik dengan menyediakan berbagai fasilitas. Meliputi paket konsumsi, obat-obatan ringan, serta goodie bag berisi perlengkapan perjalanan.

"Meskipun perjalanan dilakukan pada bulan Ramadan, pemudik tetap diberikan makanan ringan dan nasi kotak untuk berjaga-jaga jika tidak kuat berpuasa selama perjalanan," imbuhnya.

Selain peserta mudik, seluruh kru bus juga mendapat fasilitas. Yakni berupa pemeriksaan kesehatan oleh dokter perusahaan sebelum keberangkatan. Itu dilakukan untuk memastikan kondisi fisik pengemudi tetap prima dalam perjalanan jauh.

Salah seorang peserta mudik bernama Fahri Hasan mengaku terbantu dengan adanya program mudik gratis itu. Dia berharap ke depan ada penambahan rute baru.

"Kami berharap dengan bertambahnya wilayah kerja kami di empat wilayah sungai baru pada 2025 juga dapat membuka lebih banyak rute mudik baru juga seperti tujuan Bali," kata dia. (mel/by)

Editor : Aditya Novrian
#PJT 1 #mudik