Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Urai Macet, Rekayasa Jalan Raya Jati Dibuat Permanen

Aditya Novrian • Kamis, 10 April 2025 | 16:53 WIB

DIBUAT PERMANEN: Satlantas Sidoarjo melanjutkan rekayasa lalu lintas dengan memasang pembatas jalan di Jalan Raya Jati, Sidoarjo, kemarin (9/4). Rekayasa dianggap efektif karena mampu mengurai kemacet
DIBUAT PERMANEN: Satlantas Sidoarjo melanjutkan rekayasa lalu lintas dengan memasang pembatas jalan di Jalan Raya Jati, Sidoarjo, kemarin (9/4). Rekayasa dianggap efektif karena mampu mengurai kemacet

SIDOARJO - Garis pembatas berupa rangkaian tali tambang di Jalan Raya Jati bakal dipasang permanen.

Polisi beralasan rekayasa lalu lintas itu mampu mengurai kemacetan.

Terutama dari depan Lippo Plaza hingga Perumahan Kahuripan Nirwana Village (KNV).

Kasatlantas Polresta Sidoarjo AKP Jodi Indrawan menyatakan, kebijakan tersebut diambil karena berdampak efektif.

Baca Juga: Hati-Hati Macet! Jalur Wisata Pantai Malang Selatan dan Bromo Diprediksi Padat Saat Lebaran

”Dibuat permanen saja karena evaluasi saat Lebaran mampu mengurai kemacetan yang kerap terjadi di sana,” ujar Jodi kepada Jawa Pos kemarin.

Jodi menambahkan, koordinasi dengan instansi terkait sudah dilakukan.

Rekayasa itu mendapat dukungan. Dishub Jatim bahkan berencana mengganti garis pembatas sementara dengan beton.

Kanitkamsel Polresta Sidoarjo Iptu Ali Rifqi Mubarok menuturkan, titik pemasangan pembatas selama ini sering terpantau padat.

Baca Juga: Petakan Titik Macet Jalur Utama Menuju Pantai Balekambang

Berdasarkan analisisnya, pemicunya adalah crossing kendaraan. Di antaranya kendaraan dari timur atau dari Jalan Pahlawan yang akan menyebrang menuju ke mal dan KNV.

Dengan garis pembatas, potensi crossing menghilang. Sebab, pengendara yang akan ke mal harus memutar di KNV. Begitu juga kendaraan dari arah barat yang harus masuk ke perumahan dulu untuk memutar.

Dia menyampaikan, pembatas juga sengaja dipasang untuk memberi ruang lebih di jalur sisi utara. Sebab, di sisi timur punya dua jalan.

”Jadi pembagian jalur menjadi lebih efektif,” katanya. (edi/uzi/adn)

Editor : Aditya Novrian
#Kemacetan #Mengurai #polisi #pembatas #tali #rekayasa #Sidoarjo