Dana Seragam Gratis untuk Siswa Kota Malang Susut Rp 4,5 Miliar

MALANG KOTA – Alokasi anggaran seragam gratis menurun drastis. Tahun lalu dijatah Rp 6 miliar, tahun ini menjadi Rp 1,5 miliar. Dengan demikian, terjadi penyusutan sekitar Rp 4,5 miliar dibanding sebelumnya.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memaparkan faktor penyebab berkurangnya anggaran untuk seragam gratis. Dia mengatakan, pada 2026 terjadi pengalihan anggaran besar-besaran. Program seragam gratis menjadi salah satu yang terdampak.
"Kami mengalami efisiensi. Sehingga (seragam gratis, red) dialihkan ke prioritas nasional," ujar Wahyu kemarin.
Meskipun mengalami pemangkasan anggaran, Wahyu memastikan bahwa program seragam gratis tetap dijalankan. Pemkot hanya melakukan penyesuaian jumlah penerima dana anggaran tersedia.
“Program tetap ada, tapi difokuskan kepada masyarakat yang benar-benar tidak mampu," tandas mantan Sekda Kabupaten Malang itu.
Dia menjelaskan, pengalihan anggaran tersebut akan diarahkan ke sejumlah program prioritas lain. Fokusnya pada program yang dinilai lebih mendesak dan berdampak luas bagi masyarakat.
"Pemerintah daerah mendukung secara penuh program prioritas nasional," imbuh alumnus Institute Teknologi Nasional (ITN) itu.
Terpisah, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Malang Saniman Wafi menyayangkan kuota seragam gratis yang tahun ini mengalami penurunan. Dia mengaku pihaknya juga mendapat banyak keluhan dari masyarakat terkait program tersebut.



