Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Hari Ini Bongkar Bangunan Liar di Pepelegi Sidoarjo

Aditya Novrian • Senin, 14 April 2025 | 17:12 WIB
LANGGAR ATURAN: Kondisi bangunan liar di Jalan Rajawali, Desa Gemurung, Gedangan, sebagian dibongkar secara mandiri oleh pedagang setelah mereka menerima surat dari Satpol PP Sidoarjo kemarin (13/4).
LANGGAR ATURAN: Kondisi bangunan liar di Jalan Rajawali, Desa Gemurung, Gedangan, sebagian dibongkar secara mandiri oleh pedagang setelah mereka menerima surat dari Satpol PP Sidoarjo kemarin (13/4).

SIDOARJO - Penertiban bangunan liar (bangli) di Jalan Raya Desa Pepelegi, Waru, akan dieksekusi hari ini (14/4).

Namun, sejumlah pedagang hingga kemarin (13/4) masih berjualan dan membuka warung miliknya.

Tampak juga spanduk bertuliskan penolakan terhadap penertiban tersebut.

Kepala Satpol PP Sidoarjo Yany Setiawan mengatakan, pembongkaran dilakukan sesuai prosedur.

Surat peringatan sudah kami sampaikan.

”Besok (hari ini, red) dibongkar,” katanya kepada Jawa Pos.

Namun, pedagang belum semuanya sepakat.

Sebagian pedagang menolak pindah karena sejumlah alasan.

”Jumat (11/4) lalu ada petugas menempel peringatan, ada beberapa yang sudah mengkosongkan warung, ada yang masih bertahan seperti kami,” ujar Hadi, salah satu pedagang di sana.

Menurutnya tidak ada opsi relokasi membuat sejumlah pedagang bimbang untuk mengosongkan lapaknya.

”Mau pindah juga ke mana, banyak yang masih bingung,” imbuh pria 55 tahun itu.

Dari 50 pedagang kaki lila (PKL) di Jalan Raya Pepelegi, hanya tersisa enam saja yang masih buka.

Sementara itu, di Desa Gemurung, Gedangan, tepatnya di depan Perumahan Permata Alam Permai, sejumlah PKL yang membangun bangunan liar di atas saluran air sudah menutup lapaknya.

Para pemilik PKL mengosongkan bangli tersebut sejak Jumat (11/4) lalu.

”Sudah ada surat peringatan kedua katanya, banyak yang mulai mengosongkan Jum’at siang,” kata Bachtiar, 57, warga sekitar.

Setidaknya tiga bangli sudah dibongkar mandiri oleh para pemilik.

Sedangkan sisanya dibiarkan dalam kondisi kosong. (eza/uzi/adn)

Editor : A. Nugroho
#Warung #Penertiban #bangli #berjualan #Pedagang #bangunan liar #Sidoarjo #membuka