Setelah mencuatnya skandal antara Kim Soo Hyun dan mendiang Kim Sae Ron yang menghebohkan industri hiburan Korea, aktor ternama tersebut mengalami berbagai kerugian yang signifikan, baik secara profesional maupun pribadi.
Citra publik Kim Soo Hyun yang selama ini dikenal bersih dan profesional mulai tercoreng akibat kasusnya yang beredar luas, memicu spekulasi negatif di kalangan netizen dan media.
Beberapa kontrak yang sebelumnya menjadikan Kim Soo Hyun sebagai brand ambassador mulai dievaluasi ulang, bahkan ada yang memilih untuk mengakhiri kerja sama lebih awal demi menjaga reputasi brand mereka.
Baca Juga: Kim Soohyun Akhirnya Konfirmasi Hubungannya Dengan Kim Saeron!
Di sisi lain, proyek-proyek potensial yang melibatkan dirinya pun terancam tertunda atau batal, karena rumah produksi khawatir terhadap dampak reputasi yang mungkin terjadi.
Menurut laporan dari Allkpop, Kim Soo Hyun saat ini tengah menghadapi gugatan dari dua perusahaan yang sebelumnya menjadikannya sebagai bintang iklan.
Nilai gugatan tersebut mencapai sekitar 3 miliar won atau setara dengan Rp35 T.
Kedua perusahaan itu telah melayangkan gugatan hukum kepada agensi Kim Soo Hyun, Gold Medalist, dengan tuntutan pengembalian bayaran modeling yang telah diberikan serta kompensasi atas kerugian materi akibat skandal yang menimpa aktor tersebut.
Pengacara Park Sung Woo dari firma hukum Wooree mengungkapkan bahwa sebelum kontroversi mencuat, Kim Soo Hyun telah menandatangani kontrak dengan sekitar 15 brand, di mana tiap kontrak bernilai antara 1 hingga 1,2 miliar won.
Jika semua perusahaan tersebut mengajukan tuntutan serupa dan menang di pengadilan, total ganti rugi yang harus dibayar bisa melampaui 10 miliar won.
Saat ini, Kim Soo Hyun mulai merasakan dampak dari cancel culture yang muncul di tengah masyarakat.
Situasi ini tentu menjadi pukulan berat bagi karier dan reputasinya yang selama ini dikenal bersih di dunia hiburan Korea. (nai)
Editor : Aditya Novrian