DONOMULYO – Jembatan Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo yang rusak akibat diterjang banjir November 2024 lalu, kini bakal diperbaiki. Biaya perbaikan yang diperkirakan menghabiskan Rp 1,5 miliar juga sudah disiapkan.
Sambil menunggu perbaikan, warga membangun jembatan darurat. Lokasinya hanya beberapa meter dari jembatan yang rusak. Jembatan darurat diperlukan untuk mobilitas masyarakat.
Sebab, kondisi jembatan Sumberoto sudah terputus diterjang banjir, sehingga mobilitas warga terganggu.
”Konstruksinya terbuat dari kayu dan bambu, posisinya tepat berada di samping jembatan yang rusak,” kata Kepala Bidang Pembangunan dan Peningkatan Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang Anita Aulia Sari kemarin (22/5).
Anita mengatakan, rencana pembangunan jembatan sumberoto Sedang tahap lelang. Lelang digelar bersamaan dengan perbaikan jembatan Rejoyoso, Kecamatan Bantur.
”Sekarang sedang review perusahaan peserta lelang tender proyek. Kami upayakan akhir Juni sudah kontrak, lamanya sekitar 6 bulan. Artinya Desember depan sudah selesai,” imbuh Anita Anita mengungkapkan, anggaran
Rp 1,5 miliar untuk perbaikan jembata sumberoto awalnya dialokasikan untuk perbaikan jembatan di Jalan Hasanudin, Desa Donomulyo, Kecamatan Donomulyo. Dana pembangunan yang berasal dari APBD Kabupaten Malang tahun ini tersebut dialokasikan Rp 3 miliar.
Uang rakyat sebesar itu digunakan untuk merombak total jembatan tersebut. Namun rencana berubah karena biaya perbaikan jembatan Hasanudin ditanggung oleh Provinsi Jawa Timur.
”Dengan demikian, dana yang awalnya untuk perbaikan di satu jembatan dipakai untuk perbaikan di tempat lain. Salah satunya di Sumberoto,” papar pejabat eselon III B Pemkab Malang itu.
Ketika ditanya peruntukan anggaran selain untuk perbaikan jembatan Sumberoto, Anita mengatakan sisa Rp 1,5 miliar itu dipakai untuk perbaika sayap-sayap jembatan dan duicker (gorong- gorong sungai yang melintang di bawah jalan) yang rusak akibat bencana alam dan konstruksi yang termakan usia. Lokasinya ada di Kepanjen, Pagak, Bululawang dan Donomulyo.
Editor : A. Nugroho