SINGOSARI - King’s College London (KCL) resmi diluncurkan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari kemarin (28/5). Peluncuran dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Menteri (Wamen) Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof Dr Fauzan MPd, Duta Besar Inggris untuk Indonesia H.E Dominic Jeremy, serta Vice President International Engagement and Service (IES) KCL Prof Funmi Olonisakin.
Mereka menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikan KCL di KEK Singhasari. Khofifah optimistis berdirinya kampus internasional di KEK Singhasari berpengaruh strategis di berbagai sektor.
“Keberadaan perguruan tinggi sebagai intellectual capital menjadi salah satu penguat ekosistem untuk memberi kontribusi yang nyata bagi ketersediaan SDM berkualitas. Salah satu tujuannya untuk memperkuat Jawa Timur sebagai gerbang baru nusantara,” ujarnya.
Sementara itu, Wamen Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof Dr Fauzan MPd menuturkan, program KCL sudah diinisiasi sejak tiga tahun lalu. Pemprov Jatim mendukung penuh program tersebut.
“Tentu tidak lepas juga dari tangan dingin semua pihak. Ini bagian dari upaya pemprov dalam meningkatkan kapasitas intelektual maupun SDM demi menyongsong Indonesia Emas,” kata Fauzan.
Sedangkan Duta Besar Inggris H.E Dominic Jermey menyebut peresmian KCL merupakan bentuk nyata kolaborasi dari berbagai pihak. Dia juga menyebut, salah satu program pascasarjana di KCL juga sejalan dengan visi KEK Singhasari.
“Salah satu program Pascasarjana yakni digital economy. Jurusan ini sejalan dengan visi KEK Singhasari sebagai kawasan ekonomi khusus digital di Indonesia,” ucapnya.
Chief Executive Officer (CEO) KEK Singhasari KRAT David Santoso KR menyebut, terdapat dua program studi yang sudah dibuka.
“Setelah grand launching ini, jumlah mahasiswa akan ditingkatkan lagi,” kata David.
September 2025 mendatang, akan dibuka pendaftaran untuk angkatan baru. (yun/dan)
Editor : A. Nugroho