Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apakah Indonesia Siap Perang? Ini Jawaban Yusril Mahendra

S
Penulis: Satya Eka Pangestu❯
TIDAK SIAP PERANG: Menko Yusril Sebut Indonesia Berpotensi Jadi Target Militer AS. (Sumber: Istimewa)
TIDAK SIAP PERANG: Menko Yusril Sebut Indonesia Berpotensi Jadi Target Militer AS. (Sumber: Istimewa)

Advertisement

RADAR MALANG - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, secara blak-blakan menyebut Indonesia tidak siap menghadapi perang.

Pengakuan mengejutkan tersebut didasari oleh perhitungan riil mengenai keterbatasan jumlah amunisi dan kekuatan armada tempur nasional saat ini.

Advertisement

Pernyataan terbuka mengenai kondisi pertahanan negara tersebut disampaikan beliau dalam acara seminar nasional pada hari Selasa, (19/05).

Keterbatasan logistik tempur ini dinilai membuat posisi kedaulatan Indonesia cukup rentan di tengah eskalasi konflik global.

Advertisement

Fakta Keterbatasan Logistik Tempur TNI

Pemerintah membeberkan perhitungan matang mengenai daya tahan angkatan darat, angkatan laut, serta angkatan udara jika terlibat konflik bersenjata.

Berdasarkan kalkulasi teknis militer, stok persenjataan nasional dilaporkan akan habis dalam hitungan yang sangat singkat.

"Laut kita dalam kondisi terus terang tidak siap perang, kita paling mampu perang empat hari," ucap Menko Yusril Ihza Mahendra.

Beliau menegaskan setelah melewati masa empat hari tersebut pasukan Indonesia dipastikan kehabisan amunisi pertahanan.

Menko Yusril menjelaskan bahwa keterbatasan militer inilah yang mendasari Indonesia wajib menjalankan politik luar negeri bebas aktif secara konsisten.

Langkah netralitas diambil demi melindungi kepentingan domestik dari incaran negara adidaya yang memburu sumber mineral baru.

Advertisement
Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari berbagai sumber

Artikel Terkait

TNI Kerahkan Pasukan Besar-besaran ke Jakarta, Ini Penjelasan Resmi Mabes TNI

TNI Kerahkan Pasukan Besar-besaran ke Jakarta, Ini Penjelasan Resmi Mabes TNI

Kabar pengerahan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam jumlah besar ke wilayah DKI Jakarta menjadi perhatian publik pada Rabu (4/11/2026).

Reshuffle Kabinet ke-8, Prabowo Lantik 9 Pejabat Baru di Istana Negara

Reshuffle Kabinet ke-8, Prabowo Lantik 9 Pejabat Baru di Istana Negara

Presiden Prabowo Subianto kembali merombak Kabinet Merah Putih dengan melantik sembilan pejabat negara di Istana Negara, Jakarta.

Target Angkat Sedimen 700 Ribu Meter Kubik dari Sengguruh

Target Angkat Sedimen 700 Ribu Meter Kubik dari Sengguruh

Sebelum memasuki musim hujan, sedimentasi di Bendungan Sengguruh, Kepanjen bakal dikeruk. Pengerukan sedimentasi atau flushing agar bendungan berfungsi optimal, yakni menampung air sehingga tidak banjir. Air yang

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer