RADAR MALANG — Film animasi Indonesia Jumbo kembali mencetak sejarah. Setelah sukses meraih lebih dari 10 juta penonton di dalam negeri hanya dalam 60 hari penayangan, kini Jumbo resmi akan tayang di 40 negara.
Langkah ini menandai momen besar dalam dunia perfilman Indonesia, khususnya untuk genre animasi yang selama ini jarang mendapat sorotan sebesar ini.
Didistribusikan oleh Visinema International bersama agen penjualan global, film Jumbo akan menjangkau wilayah Asia Tenggara, Asia Tengah, Timur Tengah, Eropa Timur, hingga Afrika.
Baca Juga: KKN di Desa Penari Tergeser, Jumbo Duduki Posisi Puncak Box Office Indonesia
Negara-negara seperti Rusia, Uzbekistan, Uni Emirat Arab, Prancis, hingga Brasil telah masuk dalam daftar penayangan internasional.
Tak hanya itu, film ini juga akan disediakan dalam berbagai format bahasa, baik dengan takarir (subtitle) maupun pengisian suara ( dubbing) lokal, demi menjangkau penonton lintas budaya.
Film ini disutradarai oleh Ryan Adriandhy dan diproduseri oleh Angga Dwimas Sasongko yang keduanya dikenal sebagai pelopor dalam industri kreatif tanah air.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Film dan Series Terbaik Aneka Genre di Disney Hotstar, Cocok Ditonton Saat Weekend!
Menurut Angga, pencapaian ini bukan hanya soal prestasi komersial, tetapi juga misi budaya.
“Kami ingin memperkenalkan cerita dan karakter khas Indonesia ke panggung global. Ini adalah diplomasi budaya melalui film animasi,” ujarnya dalam sebuah wawancara di Jakarta.
Film Jumbo yang memiliki visual yang memikat, alur cerita yang menyentuh hati, serta elemen-elemen lokal yang kuat membuat film ini diterima luas oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Baca Juga: Hampir Tembus 500 Ribu Penonton, Film GJLS: Ibuku Ibu-Ibu Menjadi Opsi Tontonan Komedi Akhir Pekan
Keberhasilan ini sekaligus menjadi sinyal positif bagi industri animasi Indonesia.
Dengan kombinasi antara teknologi tinggi dan narasi lokal yang kuat, film Jumbo telah membuka jalan bagi karya-karya animasi berikutnya untuk berani tampil di kancah internasional. (fi)
Editor : Aditya Novrian