GRESIK - Rencana betonisasi yang dijalankan Pemkab Gresik tahun ini mulai berjalan. Kemarin (26/6), Komisi III DPRD Gresik meninjau sejumlah titik pekerjaan. Dewan mendorong tahun depan tuntas untuk pengembangan kolam retensi.
Rombongan anggota Komisi III itu salah satunya inspeksi ruas Domas - Gluranploso. Jalan yang sudah mulai dibeton sejak 2024 lalu. Namun belum menyasar keseluruhan. Tahun 2025 ini dilanjutkan sepanjang 900 meter.
”Ini masih menyisakan 125 meter di Desa Beton. Kami dorong dilanjutkan tahun depan agar ruas ini tuntas terbeton,” ucap Ketua Komisi III DPRD Gresik Sulisno Irbansyah.
Saat inspeksi kemarin, realisasi pekerjaan lebih cepat dibandingkan target. Para pekerja sudah mengerjakan Tembok Penahan Tanah (TPT). Namun justru pekerjaan itu yang menjadi wanti-wanti dewan.
”Kami sarankan tiap 12 meter diberi celah. Takutnya ketika ada patahan nanti patah semua. Meski dudukannya sudah 80 centimeter,” imbuh Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Eddy Pancoro mengatakan bahwa terdapat 23 ruas jalan yang dilakukan pekerjaan. Baik rekonstruksi, pembangunan maupun pelebaran.
”Dari jumlah itu delapan ruas dikerjakan dengan aspal dan 15 ruas dengan beton,” ucapnya.
Memang, imbuh Eddy, betonisasi dilakukan dalam beberapa tahap. Meski itu merupakan satu ruas jalan. Seperti ruas Bringkang - Gluranploso.
”Tahun ini dilanjutkan. Tapi memang belum terhubung. Akan dilanjutkan tahun depan lagi,” pungkasnya.
(son/adn)
Editor : A. Nugroho