KEPANJEN – Banyak titik jalan di Kabupaten Malang yang membahayakan pengendara kendaraan. Satlantas Polres Malang mencatat 50 black spot (area rawan kecelakaan). Lokasinya menyebar di berbagai ruas jalan. Dalam kurun enam bulan, Januari-Juni 2025, terdapat 246 orang mengalami kecelakaan di area black spot. Sekitar 48 orang di antaranya meninggal dunia.
“Untuk black spot, hampir di semua Kecamatan ada, kecuali di Jabung,” ujar Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Malang Ipda Samsul Khoirudin Jumat (27/6).
Samsul memaparkan titik-titik black spot. Meski lokasinya menyebar di 33 kecamatan, namun lima kecamatan dengan jumlah black spot tertinggi. Di Kecamatan Lawang misalnya, terdapat tiga titik black spot. Yaitu di Jalan Raya Dr Sutomo, Jalan Thamrin, dan Jalan Dr Cipto.
Kemudian titik black spot di Pakis berada di Jalan Raya Desa Pakisjajar, Bunut Wetan dan Ampeldento. Sedangkan di Kecamatan Bululawang, area black spot berada di Jalan Raya Desa Wandanpuro, Krebet Senggrong, dan Gading.
Turen di Jalan Raya Wahid Hasyim (Desa Sanankerto), Panglima Sudirman dan Raya Talok. Lalu Pakisaji, yaitu di Jalan Raya Genengan, Karangpandan dan, Cerme (Kendalpayak). Sedangkan kecamatan dengan dua titik black spot adalah Sumberpucung dan Kromengan.
Untuk Sumberpucung, lokasi black spot berada di Raya Ahmad Yani dan Jalan Raya Jendral Sudirman. Sedangkan di Kromengan terdapat di jalan nasional yang masuk Desa Jatikerto dan Desa Slorok. “Ini satu jalur semua, di lintas Malang-Blitar,” terang Samsul.
Di Kepanjen juga terdapat dua titik, yaitu Jalan Raya Pepen, Desa Mojosari dan di Jalan Lingkar Barat (Jalibar) Kepanjen. Lalu di Singosari terdapat 2 titik, yaitu di Jalan Raya Panglima Sudirman dan Jalan Perusahaan (Desa Tunjungtirto).
Demikian juga di Kecamatan Dau terdapat dua titik, yaitu di Jalan Raya Desa Sumbersekar dan Jalan Raya Jetis atau Sengkaling. Karangploso juga sama 2 titik, yaitu di Jalan Raya Kertanegara, Girimoyo, dan Ngepeh (Desa Ngijo).
Jumlah serupa juga terdapat di Poncokusumo, tepatnya di Jalan Raya Gubukklakah dan Karanganyar (Desa Karangnongko). Kemudian area black spot Wagir berada di Jalan Raya Krobyongan, Desa Jedong dan Pandansari, Desa Pandanrejo.
Selain merenggut 48 nyawa, black spot tersebut juga mengakibatkan ratusan orang terluka. Dalam kurun enam bulan terdapat 198 korban luka-luka. “Yang paling sering terjadi kecelakaan terdapat di lima titik, yaitu Lawang, Singosari, Turen, Kromengan, dan Bululawang,” sebut mantan KBO Satlantas Polres Malang itu.
Ruas jalan di 50 titik black spot tersebut tergolong lurus dan minim persimpangan.
Editor : A. Nugroho