Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Wisata Bedengan Malang Siapkan Wahana Baru

A. Nugroho • Minggu, 13 Juli 2025 | 23:17 WIB
DESTINASI: Wisatawan menikmati kesejukan air di kolam Taman Wisata Bedengan, Desa Kaliasri, Kecamatan Kalipare.
DESTINASI: Wisatawan menikmati kesejukan air di kolam Taman Wisata Bedengan, Desa Kaliasri, Kecamatan Kalipare.

KALIPARE - Dinobatkan menjadi wisata unggulan di Kecamatan Kalipare, Taman Wisata Bedengan perlu pembenahan. Pengelola sudah menyiapkan rencana pembenahan untuk beberapa fasilitas dan menambah wahana.

 

Untuk diketahui, taman wisata di Desa Kaliasri, Kecamatan Kalipare. Destinasi yang dibuka pada 2020 lalu itu memanfaatkan embung untuk menyedot wisatawan. Pengelolaannya langsung ditangani BUMDes Kaliasri.

 

 Pengunjung yang masuk hanya dikenakan tarif Rp 15 ribu per orang untuk dewasa, dan Rp 5 ribu untuk anak-anak. Di sana tersedia wahana kolam renang, sepeda air bentuk bebek, sepeda langit, dan taman bermain anak.

 

Manager Taman Wisata Bedengan Eko Teguh mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan berkisar 2 ribu orang per bulan. Kebanyakan adalah keluarga atau anak-anak yang menikmati kesegaran air di kolam. “Pengunjungnya kebanyakan dari Kalipare, Sumbermanjing Wetan, dan Donomulyo. Ada juga dari luar kota seperti Blitar, Sidoarjo dan Banyuwangi,” terang dia.

 

Tahun ini, pihaknya merencanakan pembenahan di sejumlah titik. Tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan angka kunjungan wisata. Dalam waktu dekat, pihaknya membangun beberapa wahana, seperti flying fox sepanjang 80 meter melintasi embung dan wisata kuliner.

 

Khusus wisata kuliner, Eko menyebut akan menonjolkan kuliner ikan bakar yang berasal dari embung di lokasi tersebut. Ikan-ikan yang akan disuguhkan di antaranya berjenis mujair, tombro, dan nila. “Tapi sistemnya bukan memancing dulu baru dibakar, tapi beli kiloan kemudian dimasak,” kata dia.

 

Pertimbangan pihaknya tidak menerapkan sistem pancing karena dikhawatirkan bakal merusak perikanan di sana. Dalam hal ini, ikan yang sudah didapat dan dilepas lagi biasanya akan cepat mati. Selain itu, dia melanjutkan, limbah sisa umpan pengunjung akan menciptakan suasana kumuh dan aroma tidak sedap.

 

Sementara untuk pembenahan, pihaknya akan menghilangkan sejumlah meja kayu di sisi timur tempat wisata. Sebab, kondisinya sudah banyak yang lapuk dan berkarat. Ada juga penggantian sepeda air bentuk bebek yang sudah beroperasi. “Mau diganti sepeda pancing, karena di bebek yang ada itu atapnya rapuh,” kata Eko. Terkait kapan dimulainya perbaikan, pihaknya belum bisa memastikan. Setidaknya, menanti uang dari penerimaan karcis untuk dikumpulkan terlebih dahulu. “Mudah-mudahan tahun ini bisa terealisasi,” tandas dia.(biy/dan)

Editor : A. Nugroho
#bedengan malang #Wisata #wahana baru #Kalipare