DAMPIT – Warga Dusun Sukorejo, Desa Srimulyo, Kecamatan Dampit dihebohkan dengan mayat di sungai sekitar kebun kopi kemarin sore (13/7). Jasad ditemukan Hasib, seorang petani yang hendak memanen kopi.
Mulanya, Hasib, asal Desa Kepatihan, Kecamatan Tirtoyudo mencium aroma tak sedap ketika hendak memanen kopi. Setelah mencari-cari sumber bau, dia terkejut saat melihat sepasang kaki di antara tumpukan sampah. Hasib melaporkan kejadian tersebut ke kepala Dusun Sukorejo, kemudian diteruskan ke Polsek Dampit. Belakangan diketahui bahwa jenazah tersebut adalah Khumaidi, 48, asal Dadapan, Kecamatan Wajak. "Korban merupakan ODGJ sejak kecil dan tinggal bersama kakak kandungnya," ujar Kapolsek Dampit Ahmad Taufik kemarin.
Khumaidi sering memancing, bermain layangan, dan pergi keliling pasar. "Korban juga sering keluar dalam waktu yang lama," jelas Taufik.
Dari keterangan keluarganya, korban pernah bepergian dengan jarak yang jauh. Itu diketahui karena korban pernah 10 hari hingga 2 minggu tidak pulang ke rumah. Namun apabila jarak perginya dekat, Khumaidi selalu pulang.
Khumaidi diketahui terakhir menggunakan baju hitam dengan logo kesenian bantengan. Menggunakan ikat kepala atau udeng berwarna merah yang dikalungkan di leher. Kemudian korban terakhir terlihat membawa alat pancing. ”Dari hasil sementara tidak ditemukan tanda kekerasan maupun luka yang disebabkan senjata tajam maupun tumpul. Jenazah tidak dilakukan otopsi," pungkas Taufiq (yad/dan)
Editor : A. Nugroho