Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Progres Pengerjaan Jembatan di Kecamatan Jabung Capai 48 Persen

Mahmudan • Kamis, 31 Juli 2025 | 16:15 WIB

 

DIKEBUT: Beberapa pekerja serius menuntaskan proyek Jembatan Jabung kemarin (30/7).
DIKEBUT: Beberapa pekerja serius menuntaskan proyek Jembatan Jabung kemarin (30/7).

JABUNG – Pengerjaan jembatan di Desa Jabung, Kecamatan Jabung terus dikebut. Hingga kemarin (30/7), progres penyelesaian jembatan yang menghubungkan Desa Jabung menuju Desa Gunungjati itu mencapai 48,51 persen.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma menyampaikan, pembangunan jembatan dimulai pada Juni lalu dengan masa pelaksanaan 180 hari. Biaya pembangunan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malang 2025 dengan nilai kontrak Rp 751,5 juta. “Dengan metode pelaksanaan yang efektif dan efisien, saat ini progres fisik sudah mencapai 48,51 persen,” ujar pria yang akrab disapa O’ong, kemarin (30/7).

Oleh karena itu, pihaknya berharap pembangunan dan penggunaan jembatan tersebut tuntas tepat waktu. Dengan demikian, pembangunan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat dan mendongkrak perekonomian di wilayah Kabupaten Malang.

Pejabat eselon II B Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu menyampaikan, jembatan yang kokoh dan terawat dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan. “Juga dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah, sehingga mendorong investasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata dia.

Terpisah, Kepala Bidang Pembangunan DPUBM Kabupaten Malang Anita Aulia Sari menyampaikan, kondisi existing jembatan menggunakan konstruksi pasangan bata pelengkung, tetapi sudah retak. “Jembatannya juga terlalu sempit dengan panjang 4,6 meter, lebar 3 meter, dan kedalaman 5,6 meter,” kata dia.

Sehingga membutuhkan pelebaran yang menyesuaikan dengan lebar jalan. Penanganan jembatan tersebut juga sesuai usulan camat, kepala desa (Kades), dan masyarakat setempat. “Jembatan tersebut akan dibangun dengan box culvert atau cor di bagian dalam dengan panjang 7 meter dan lebar 5 meter,” ucap pejabat eselon III B Pemkab Malang itu.

Sebagai informasi, saat ini, Jembatan Jabung dibongkar total, sehingga tidak bisa diakses untuk sementara. Sebagai alternatif, pengguna jalan dapat mengakses jembatan darurat yang terbuat dari bambu. Jembatan itu bersebelahan dengan lokasi perbaikan jembatan utama. Lebarnya hanya sekitar 2 meter dan cukup untuk satu motor. Sedangkan pengendara roda empat dialihkan melalui jalur lain. (yun/dan).

Editor : A. Nugroho
#Jembatan jabung #Pemkab Malang #Kabupaten Malang #DPUBM