PASURUAN-Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (UB) melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Pengabdian Masyarakat di Desa Klinter, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, sepanjang bulan Juli lalu. Kegiatan itu dipimpin Dr Rina Rachmawati SP MEng. Dosen ahli di bidang pengendalian hayati hama dan penyakit tanaman.
Mengusung semangat keberlanjutan dalam budi daya tembakau. Para mahasiswa berhasil merancang dan mengimplementasikan enam inovasi teknologi tepat guna yang diterapkan langsung bersama kelompok tani dan warga desa. Inovasi itu mendukung produktivitas pertanian dan selaras dengan prinsip-prinsip tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Salah satu pendekatan utama yang diterapkan, konsep Pengendalian Hama Terpadu (PHT) berbasis biologis. Para petani diajak mengganti penggunaan pestisida kimia dengan agens hayati. Mikroorganisme ramah lingkungan yang mampu menekan populasi hama secara alami.
Tak sekadar dari sisi teknis, para petani juga mendapatkan edukasi mengenai legalitas usaha tembakau. Termasuk pentingnya perizinan dan perlindungan hukum. Inisiatif itu diharapkan dapat memperkuat posisi tawar petani di pasar dan mendukung SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).
Mahasiswa UB juga memperkenalkan sistem traceability berbasis digital. Memungkinkan pencatatan aktivitas budi daya dan hasil panen secara lebih transparan dan terintegrasi.
Kepala Desa Klinter Suudi menyambut baik program KKN tersebut. ”Kami merasa kegiatan ini bukan hanya edukatif, tapi juga membawa masa depan,” katanya. Menurutnya, Mahasiswa UB datang tidak hanya mengajar, tetapi terlibat dan menjadi bagian dari warga. (gp)
Editor : A. Nugroho