Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BRIN Buka Pendaftaran RIIM Kompetisi Batch 2 2026, Catat Jadwalnya

S
Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi 2026 kembali diselenggarakan oleh BRIN dan LPDP.
Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi 2026 kembali diselenggarakan oleh BRIN dan LPDP.

Advertisement

MALANG, RADAR MALANG - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali membuka pendaftaran program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi Batch 2 Tahun 2026.

Program hibah ini menjadi peluang besar bagi mahasiswa tingkat akhir untuk menyelesaikan tugas akhir melalui kolaborasi riset yang menghasilkan kebaruan (novelty).

Advertisement

Selain itu, rogram pendanaan ini tidak hanya mendanai peneliti internal BRIN, melainkan juga terbuka luas bagi peneliti eksternal termasuk dosen perguruan tinggi. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa tingkat akhir dapat ikut terlibat dalam tim pengusul untuk memperkuat rekam jejak riset mereka.

Syarat Pengusul Riset

Dosen yang bertindak sebagai ketua pengusul wajib memiliki kualifikasi akademik minimal lulusan S3. Selain itu, ketua maupun anggota tim harus memiliki rekam jejak yang sesuai dengan topik riset yang diajukan dalam proposal.

Setiap pengusul dibatasi hanya boleh terlibat dalam maksimal tiga proposal di skema RIIM Kompetisi. Ketentuannya adalah satu proposal sebagai ketua tim pengusul dan dua proposal lainnya bertindak sebagai anggota.

Linimasa dan Alur Pendaftaran

Proses pengajuan proposal usulan berlangsung sepanjang satu bulan penuh, mulai tanggal 1 hingga 31 Juli 2026. Setelah itu, tahapan seleksi administrasi, substansi, dan review Rencana Anggaran Biaya (RAB) akan berjalan dari Agustus sampai November 2026.

Pengumuman resmi para penerima hibah RIIM Kompetisi Batch 2 dijadwalkan pada bulan Desember 2026. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal Pendanaan BRIN dengan memilih skema yang relevan setelah mengisi kelengkapan administrasi dan mengunggah proposal.

Program RIIM Kompetisi Batch 2 menjadi wadah strategis yang menjembatani riset akademis mahasiswa akhir dengan pendanaan nasional. Kehadiran program ini diharapkan mampu memfasilitasi lahirnya inovasi dan kebaruan ilmiah yang berdampak langsung bagi kemajuan iptek di Indonesia.

Advertisement

Artikel Terkait

Benda Misterius Jatuh di Kebun Sawit Sampit, BRIN Sebut Bekas Roket China

Benda Misterius Jatuh di Kebun Sawit Sampit, BRIN Sebut Bekas Roket China

BRIN menduga serpihan benda yang jatuh di kebun sawit Sampit berasal dari bekas roket ZhuQue-2E milik China. Ini penjelasannya.

Prabowo Bentuk BPGMN untuk Perkuat Pencegahan Karhutla

Prabowo Bentuk BPGMN untuk Perkuat Pencegahan Karhutla

Presiden Prabowo membentuk BPGMN untuk memperkuat mitigasi karhutla dan pengelolaan gambut serta mangrove. Lembaga ini akan fokus pada pencegahan dini di enam provinsi rawan.

Prabowo Hentikan Penjelasan Peneliti BRIN soal Uranium, Momen di Istana Jadi Sorotan

Prabowo Hentikan Penjelasan Peneliti BRIN soal Uranium, Momen di Istana Jadi Sorotan

Momen Presiden Prabowo Subianto meminta mikrofon peneliti BRIN dimatikan saat pembahasan pengolahan uranium menjadi sorotan publik. Peristiwa tersebut terjadi dalam pameran hasil riset BRIN di Istana Kepresidenan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer