Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Perangkat Kecamatan Lowokwaru di Lapangan Merjosari Malang menggelar Bazar Beras Pemerintah: 2,6 Ton Beras Murah Ludes dalam Dua Jam

A. Nugroho • Minggu, 10 Agustus 2025 | 21:15 WIB
LEBIH MURAH: Warga mengantre beli Beras SPHP di Lapangan Merjosari, kemarin siang. Kegiatan bazar di sana digelar Yonkes 2/Kostrad bersama Kecamatan Lowokwaru.
LEBIH MURAH: Warga mengantre beli Beras SPHP di Lapangan Merjosari, kemarin siang. Kegiatan bazar di sana digelar Yonkes 2/Kostrad bersama Kecamatan Lowokwaru.

 

MALANG KOTA - Bulog bersama lintas sektor rutin melakukan gerakan pangan. Seperti bazar beras pemerintah yang digelar di Yonkes 2/Kostrad bersama perangkat Kecamatan Lowokwaru di Lapangan Merjosari, kemarin. Bazar itu sudah digelar selama sepekan terakhir.

 

Dimulai dengan bazzar di internal satuan, Bank Woori Saudara, hingga Lapangan Merjosari. Rangkaian kegiatan itu digelar untuk melakukan stabilisasi harga pangan. Di Lapangan Merjosari, penyaluran berlangsung mulai pukul 08.00 sampai siang. Yang disediakan berupa Beras SPHP kemasan 5 kilogram dengan total 1,6 ton.

 

"Untuk harga beras per kemasan Rp 60 ribu," kata Lettu Ckm dr Norman Prabowo. Menurut Norman, animo masyarakat untuk mendapatkan beras dengan harga murah cukup tinggi. Saat awal dibuka, banyak warga yang sudah mengantre. Mereka datang dari Kelurahan Merjosari dan sekitarnya.

 

Selain beras, ada 36 botol Minyakita ukuran 1 liter. Minyak tersebut dijual dengan harga Rp 19 ribu. Dalam waktu 1,5 jam, beras dan minyak yang disediakan ludes. Karena itu, pihak Yonkes 2/Kostrad meminta tambahan beras dari Bulog sebanyak 1 ton. Tambahan beras tiba pukul 11.30.

 

"Dalam waktu setengah jam, beras ludes lagi diborong masyarakat," ungkap Norman. Beras ludes dalam waktu singkat karena warga banyak yang langsung membeli dua kemasan beras sekaligus. "Saat saya tanya, mereka langsung memborong karena di pasar harga beras naik menjadi Rp 75 ribu per kemasan," imbuh dia.

 

Jika ditotal sampai kemarin, pihaknya sudah membantu penyaluran sebanyak 4 ton beras. Ke depan, penyaluran beras masih akan berlangsung. Dalam waktu dekat, penyaluran beras rencananya berlanjut ke Kabupaten Malang.

 

Rudi Cahyono, Camat Lowokwaru menyatakan bahwa penyaluran beras tidak hanya dilakukan jajaran samping. Namun juga Pemkot Malang. "Kami berharap, penyaluran beras SPHP yang dilakukan pemkot maupun forkopimda lain bisa membantu masyarakat yang terkendala mencari bahan pokok dengan harga terjangkau," papar dia.

 

Suparti, salah seorang warga merasa terbantu dengan adanya penyaluran beras SPHP. Sebab dalam beberapa waktu terakhir, harganya melonjak. Termasuk beras yang dijual di warung.

 

"Kalau warung di sekitar Merjosari jualnya paling murah Rp 77 ribu," sebut dia. Harga itu untuk beras merek Lahap dan Mentari. Suparti sudah mengantre sejak pukul 09.30. Dia sempat kehabisan stok. Karena itu dia harus menunggu lagi selama dua jam sampai tambahan beras datang. (mel/by)

Editor : A. Nugroho
#bulog #beras #kostrad #malang #kota #Pemerintah #Bazar