PASURUAN – Meriah, penuh warna, dan sarat makna. Itulah suasana yang tergambar dalam acara Future Kids Day, program unggulan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tengah melaksanakan Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Bhaktiku Negeri Gelombang 01 Kelompok 02 di Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.
Digelar bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80, Future Kids Day menghadirkan dua kegiatan utama: Pameran Mading “Mimpiku di Masa Depan” dan Lomba 17 Agustusan. Pameran Mading: Wadah Cita-Cita Anak Desa Salah satu momen paling berkesan adalah pameran mading yang menampilkan karya tulis siswa dengan tema “Mimpiku di Masa Depan”.
Melalui kegiatan literasi ini, anak-anak kelas 4 hingga 6 MI Miftahul Falah menuangkan cita-cita mereka ke dalam tulisan, mulai dari ingin menjadi guru, dokter, tentara, hingga pengusaha. Karya tersebut ditempel di mading setiap kelas, dihiasi dengan gambar, warna, dan kreativitas masing-masing siswa.
Orang tua dan guru yang hadir dapat membaca langsung hasil karya anak-anak. “Pameran ini memberi ruang bagi siswa untuk berani menuliskan dan membagikan impian mereka. Kami ingin anak-anak semakin percaya diri bahwa cita-cita itu bisa diraih,” jelas Najwah Awwalul Izzah, Koordinator Kelompok PMM 02.
Lomba 17 Agustusan: Meriahkan Kemerdekaan, Eratkan Kebersamaan
Tak kalah seru, Future Kids Day juga diramaikan dengan berbagai lomba khas 17 Agustusan, seperti estafet, memancing paku, hingga permainan tradisional yang dikemas secara edukatif. Anak-anak tampak antusias mengikuti lomba, bersorak penuh semangat, dan belajar arti sportivitas.
Guru, mahasiswa, hingga orang tua ikut serta memberikan dukungan. Suasana keceriaan menyelimuti halaman sekolah yang dihiasi bendera merah putih dan umbul-umbul. “Selain menghibur, lomba ini juga melatih kerja sama, kreativitas, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak dini,” tambah Najwah.
Menjadi Warisan Semangat Future Kids Day bukan hanya acara penutup, melainkan puncak dari seluruh rangkaian PMM di Desa Pekoren. Mahasiswa UMM sebelumnya juga mengadakan bimbingan belajar, pembelajaran makhraj huruf, olahraga edukatif, hingga program Green Heroes menanam pohon.
Namun, pameran mading dan lomba 17 Agustusan menjadi simbol keberhasilan, karena mampu menyatukan siswa, guru, orang tua, dan masyarakat dalam satu momen kebersamaan. “Harapan kami, semangat yang ditanamkan lewat Future Kids Day terus berlanjut, sehingga anak-anak berani bermimpi besar dan memiliki tekad kuat untuk meraihnya,” pungkas Najwah
Editor : A. Nugroho