Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pemkot Malang Ajak Warga Lawan Penyakit Degeneratif bersama Ade Rai

Aditya Novrian • Senin, 15 September 2025 | 17:16 WIB

 

HIDUP SEHAT: Binaragawan Ade Rai memberi edukasi melawan penyakit degeneratif kepada peserta seminar di Malang Creative Center (MCC) kemarin siang.
HIDUP SEHAT: Binaragawan Ade Rai memberi edukasi melawan penyakit degeneratif kepada peserta seminar di Malang Creative Center (MCC) kemarin siang.

MALANG KOTA – Jumlah penderita penyakit degeneratif di Kota Malang cukup tinggi. Tahun 2024 lalu tercatat hampir 170 ribu kasus. Mulai hipertensi, diabetes mellitus, hingga penyakit jantung dan pembuluh darah.

Untuk mencegah lonjakan kasus di 2025, Pemkot Malang menggelar seminar kesehatan bertajuk Healthy Living with Smart Goals with Ade Rai. Acara berlangsung di Malang Creative Center (MCC), Minggu (14/9).

Ketua pelaksana Erik Setyo Santoso menjelaskan dari total kasus tahun lalu, 106.004 warga merupakan penderita hipertensi, 35.654 diabetes mellitus, dan 15.649 penyakit jantung serta pembuluh darah. Kasus itu tak hanya dialami warga, tapi juga aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemkot.

”Untuk mewujudkan warga dan ASN yang sehat, kami berkolaborasi dengan Disporapar dan Dinkes dalam seminar ini,” jelas pria yang juga menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang itu.

Ada sekitar 110 peserta yang hadir, mulai masyarakat umum hingga jajaran forkopimda, TNI, Polri, dan ASN. Selain seminar, pemkot juga menggalakkan program promotif dan preventif. Tujuannya agar warga lebih peduli dengan pola hidup sehat. ”Harapannya seminar ini bisa berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tambah Erik.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan kesehatan menjadi prioritas pembangunan. Melalui program dasa bakti, salah satunya Ngalam Tahes, pemkot mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat. ”Kalau tidak sehat, target pembangunan warga juga sulit tercapai,” ujarnya.

Tak hanya seminar, Wahyu menyebut sudah ada kegiatan rutin untuk menjaga kesehatan ASN. Seperti pemeriksaan kesehatan hingga senam STMJ setiap Jumat.

Dalam kesempatan itu, Ade Rai selaku pembicara menekankan pentingnya menjaga pola hidup. Ia menilai banyak masyarakat masih abai, misalnya belajar dengan sistem kebut semalam atau kurang istirahat. ”Kebiasaan itu bisa memicu penyakit serius. Bahkan bisa serangan jantung mendadak,” ungkapnya. (mel/adn)

Editor : A. Nugroho
#MCC #penyakit #ASN #degeneratif #Kota Malang