Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pecel Legendaris Kota Malang yang Cocok untuk Disantap saat Sarapan

A. Nugroho • Kamis, 18 September 2025 | 19:50 WIB

KULINER: Top Rekomendasi Pecel di Malang Kota.
KULINER: Top Rekomendasi Pecel di Malang Kota.

 

KOTA MALANG - Nasi pecel tidak sekadar makanan, di Malang, ia sudah menjadi bagian dari identitas kuliner pagi hari yang selalu dirindukan. Dari bumbu kacang yang khas sampai lauk pelengkapnya, warung-warung pecel legendaris mempertahankan rasa tradisional yang jarang berubah.

 

Berikut tiga warung pecel legendaris di Malang yang wajib kamu kunjungi untuk merasakan cita rasa otentik.

 

1. Pecel Kawi Hj. Musilah

 

Warung ini berdiri sejak tahun 1975 dan menjadi ikon nasi pecel di Malang. Berlokasi di Jalan Kawi No. 43B, Bareng, Kecamatan Klojen, Pecel Kawi menjual pecel sejak pagi hari hingga sore.

 

Kuah pecel yang gurih dan bumbu kacang yang pedasnya pas membuat banyak orang rela antre. Seporsi nasi pecel di sini dilengkapi lauk seperti tempe goreng dan rempeyek. Harga sekitar Rp13.000.

 

2. Nasi Pecel Mustika

 

Sudah eksis sejak 1964, Mustika adalah warung yang rasa pecelnya masih dikerjakan secara tradisional, termasuk uleg bumbu kacangnya dengan cara manual. Letaknya di Jalan Rajekwesi, Gading Kasri, Klojen.

 

Pembukaannya pagi-pagi dan biasanya tutup sekitar siang karena stok sayur atau lauk habis. Menu pelengkapnya serundeng, tempe goreng, acar dan berbagai lauk lain yang bisa ditambah sesuai selera.

 

3. Pecel Winongo (Pincuk Winongo)

 

Mencari nasi pecel dengan nuansa tradisional? Pincuk Winongo adalah pilihan tepat. Lokasinya di Jalan Panderman No. 11, Gading Kasri, Klojen. Ciri khas utamanya adalah penyajian menggunakan daun pisang yang dilipat seperti pincuk, membuat rasa dan aroma menjadi lebih alami.

 

Porsi lengkap dengan sayur, lauk pilihan, dan bumbu kacang manis-gurih. Harga pecel di sini sekitar Rp12.000. Jam operasional: sekitar pukul 06.30 sampai sebelum siang, karena biasanya warung cepat ramai.

 

Ketiga warung di atas tetap mempertahankan resep turun-temurun dan cara penyajian tradisional. Bumbu kacang yang diracik secara manual, sayuran segar, serta pilihan lauk yang melengkapi membuat rasa pecel jadi lebih otentik.

 

Selain itu, lokasi yang strategis dan harga yang ramah di kantong turut membuat warung-warung ini selalu ramai pembeli.

 

Jika kamu berada di Malang dan ingin sarapan yang memuaskan sekaligus menghangatkan perut dengan cita rasa lokal, pecel dari Pecel Kawi, Mustika, atau Pincuk Winongo bisa jadi pilihan pertama. Selamat menikmati! (cj)

Editor : A. Nugroho
#masakan #Sarapan #agro #kuliner #makanan #pecel