RADAR MALANG – Para penggemar kpop ataupun kdrama, nggak asing lagi dengan istilah chaebol. Biasanya chaebol digambarkan sebagai pewaris perusahaan besar yang hidup serba mewah, dengan gaya hidup bak bangsawan.
Istilah tersebut memang benar, tapi arti chaebol sebenarnya lebih dalam dibandingkan sekadar seorang konglomerat.
Secara sederhana, chaebol adalah sebutan untuk konglomerat besar di Korea Selatan yang memiliki pengaruh besar dalam pergerakan ekonomi negara. Kata ini berasal dari gabungan dua kata dalam bahasa Korea, yaitu chae yang berarti kekayaan, dan bol yang berarti klan atau keluarga.
Jadi, bukan cuma sekadar orang kaya, tapi keluarga yang memiliki perusahaan bahkan anak perusahaan yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Nama-nama besar seperti Samsung, Hyundai, LG, sampai SK Group adalah contoh nyata dari arti kata chaebol. Keberadaan chaebol sendiri berawal sejak tahun 1960-an, ketika pemerintah Korea mendukung perusahaan-perusahaan besar untuk mendorong industrialisasi.
Dari situlah, lahir banyak bisnis keluarga yang kemudian berkembang menjadi perusahaan raksasa.
Istilah chaebol kini makin ramai dibahas karena salah satu cicit dari pendiri Samsung debut menjadi seorang idol, Annie Moon. Annie Moon sendiri adalah cucu dari Lee Myeong Hee yang merupakan ceo dari Shinsegae group, dan Lee Myeong Hee anak dari pendiri Samsung Lee Byung Chul.
Annie sendiri merupakan generasi ke 4 keluarga chaebol Samsung dari sisi ibunya.
Banyak orang menyalahkan Artikan istilah chaebol, dan berseliweran konten tentang idol yang terlahir chaebol.
Namun, sebutan chaebol tidak bisa digunakan begitu saja, jika seorang idol itu memang seorang konglomerat atau terlahir kaya, bukan berarti mereka bagian dari keluarga chaebol. (ly)
Editor : A. Nugroho