MALANG KOTA – Diduga kelebihan muatan, truk bermuatan tebu terguling di bundaran Jalan Panglima Sudirman kemarin (1/10). Muatannya tumpah menutupi ruas jalan, sehingga mengakibatkan kemacetan panjang. Butuh waktu berjam-jam untuk mengevakuasi truk gandeng dengan nopol N 8935 RJ tersebut.
Hingga pukul 13.00 kemarin, bak truk masih terguling di lokasi. Beberapa personel Satlantas Polresta Malang Kota mengatur kendaraan untuk mengurai kemacetan. ”Karena kejadiannya pada jam kerja sekaligus jam sekolah. Arus lalu lintas pun sempat tersendat selama dua jam,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota Iptu M Isrofi.
Pihaknya sempat menerapkan contra flow untuk mengurai kemacetan. Contra flow dilakukan untuk kendaraan yang melaju dari arah utara atau Jalan Tumenggung Suryo. Kendaraan di sana diarahkan untuk melintasi ruas sisi kanan, sedangkan kendaraan dari Jalan Gatot Subroto dan Gadang diarahkan mengambil ruas sisi kiri. ”Setelah itu, jalan kami buka seperti biasa. Namun jika terjadi kemacetan sampai berhenti lagi, kami berlakukan contra flow lagi," sambung Isrofi.
Dia memperkirakan, evakuasi berlangsung hingga sore. Proses evakuasi membutuhkan waktu cukup lama karena pihaknya menunggu truk yang membantu evakuasi dari perusahaan. "Selain itu, jumlah pekerja yang diperbantukan untuk memindahkan muatan tebu juga sedikit. Awalnya kami minta 30 orang, tapi yang datang sekitar 10 orang," tandasnya
Informasi yang dihimpun di lokasi, truk membawa tebu dari Situbondo menuju PG Krebet di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Sesampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP), bak truk bagian belakang miring lalu terguling.
Pengemudi truk, Rifki Kumondo mengatakan, sejak berangkat dari Situbondo dia sudah merasa bak belakang truk sudah miring ke kiri. Kondisi tersebut langsung dilaporkan ke perusahaan. "Kemudian langsung diperbaiki oleh perusahaan," kata dia. Lelaki asal Probolinggo itu pun melanjutkan perjalanan menuju Bululawang, Kabupaten Malang. Dia berangkat bersama rekannya yang bertugas menjadi kernet, Fairuz. Oleh karena itu, dia tidak khawatir truk bakal terguling.(mel/dan)
Editor : A. Nugroho