Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kodim 0818/Malang-Batu Poles Dua Jalan Pertanian di Lebakharjo

Bayu Mulya Putra • Jumat, 17 Oktober 2025 | 16:12 WIB
DIKERJAKAN SAMPAI MALAM: Jalan Usaha Tani (JUT) di Dusun Sukomaju B, Desa Lebakharjo, Ampelgading tengah diperbaiki anggota Kodim 0818/Malang-Batu.
DIKERJAKAN SAMPAI MALAM: Jalan Usaha Tani (JUT) di Dusun Sukomaju B, Desa Lebakharjo, Ampelgading tengah diperbaiki anggota Kodim 0818/Malang-Batu.

AMPELGADING - Selain drainase, anggota Kodim 0818/Malang-Batu juga memperbaiki jalan di Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading. Ada dua ruas yang mendapat perhatian. Pertama di Dusun Sukomaju. Selanjutnya di Dusun Krajan.

Satu perbaikan dinyatakan selesai. Sementara satu lagi masih separo jalan. Perbaikan jalan tersebut merupakan rangkaian dari program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 yang digelar sejak 8 Oktober lalu. ”Khusus untuk perbaikan jalan, kami lakukan di Jalan Dusun Krajan dan Jalan Usaha Tani (JUT) di Dusun Sukomaju B,” terang Dandim 0818/Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho.

Bersama dengan pekerjaan jalan, juga dilakukan pembangunan drainase dan normalisasi sungai di desa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Lumajang tersebut. Semua pekerjaan tersebut juga melibatkan masyarakat sekitar.

Untuk pekerjaan di Dusun Krajan, TNI bersama masyarakat sekitar melakukan rehabilitasi jalan penghubung antar-dusun itu dengan mengaspal 500 meter jalan. Pekerjaannya sudah dilakukan sejak awal pembukaan TMMD.

Sebelumnya, jalan tersebut sering becek dan sulit dilalui kendaraan, terutama saat musim hujan. Ban kendaraan, termasuk roda dua sering selip. Itu terjadi selama puluhan tahun tanpa ada perbaikan. ”Per 11 Oktober rehabilitasi jalan sudah 100 persen rampung. Warga menggelar tasyakuran warga sebagai penutupan pekerjaan,” imbuh Bayu.

Sementara untuk pekerjaan satunya, di Dusun Sukomaju B, dilakukan pengecoran JUT sepanjang 220 meter, lebar 2,5 meter dan tinggi 25 sentimeter. Sama seperti di Krajan, sudah puluhan tahun tidak ada pembangunan di jalan yang dipakai petani dan warga untuk mengangkut hasil pertanian tersebut.

Bayu menyebut, sampai Rabu lalu (15/10) lalu, pekerjaan pengecoran jalan tersebut sudah mencapai 50 persen sejak dimulainya TMMD. Khusus untuk pengecoran jalan, pihaknya melakukan percepatan pembangunan dengan mengerjakan proyek sampai malam hari. ”Malam bukan alasan untuk berhenti bekerja. Ini bukan sekadar pembangunan jalan, tapi pembangunan semangat kebersamaan,” ujar Bayu. Harapannya, proyek tersebut bisa selesai dalam waktu dekat. (biy/by)

Editor : A. Nugroho
#tmmd #malang batu #memperbaiki jalan #kodim 0818