Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

PKH dan BPNT Tahap 4 Mulai Disalurkan, Begini Cara Mudah Cek Daftar Penerimanya Lewat Ponsel

A. Nugroho • Kamis, 30 Oktober 2025 | 18:28 WIB
CEPAT: Penerima bantuan sosial kini bisa mengecek status PKH dan BPNT hanya lewat ponsel tanpa harus datang ke kantor desa.
CEPAT: Penerima bantuan sosial kini bisa mengecek status PKH dan BPNT hanya lewat ponsel tanpa harus datang ke kantor desa.

RADAR MALANG - Kementerian Sosial Republik Indonesia kembali menyalurkan bantuan sosial reguler Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap keempat tahun 2025. Penyaluran ini menjadi kabar gembira bagi jutaan keluarga penerima manfaat yang telah menantikan bantuan tersebut sejak awal Oktober.

Kini, masyarakat bisa dengan mudah mengecek status penerimaan secara online melalui situs resmi Kemensos tanpa harus datang ke kantor desa atau kelurahan.

1. Jumlah dan Jenis Penerima Bantuan

Pada tahap keempat ini, total penerima mencapai lebih dari 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sekitar 9,6 juta KPM menerima bantuan ganda berupa PKH dan BPNT, sedangkan 8,6 juta lainnya hanya menerima BPNT. Sementara itu, penerima PKH tunggal mencapai 390 ribu KPM.

Seluruh data penerima telah diverifikasi melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Penyaluran dilakukan lewat bank-bank penyalur yang bekerja sama dengan pemerintah agar prosesnya lebih cepat dan transparan.


Bantuan diberikan langsung ke rekening masing-masing penerima atau melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Jika NIK seseorang terdaftar dalam sistem DTKS, maka orang tersebut berhak menerima bantuan tahap ini.

2. Panduan Cek Penerima Lewat Situs Resmi

Untuk mengetahui status penerimaan, masyarakat dapat membuka situs cekbansos.kemensos.go.id. Setelah itu, masukkan data lengkap mulai dari provinsi, kabupaten atau kota, kecamatan, desa atau kelurahan, dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Selain melalui situs, penerima juga dapat menggunakan aplikasi Cek Bansos di ponsel. Login menggunakan akun yang sudah terdaftar dengan NIK dan Kartu Keluarga (KK), kemudian ikuti langkah verifikasi yang tersedia.


Apabila nama belum muncul atau status masih tertunda, masyarakat bisa menghubungi pendamping PKH atau Dinas Sosial setempat untuk melakukan pengecekan data secara manual.

3. Penyebab Dana Belum Masuk Rekening

Meski pencairan sudah dimulai, beberapa penerima mengeluhkan dana yang belum masuk. Salah satu penyebabnya adalah Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) tidak aktif atau sudah lama tidak digunakan, sehingga rekening dinonaktifkan sementara.


Selain itu, ada juga kendala sistem dari bank penyalur yang membuat dana tertahan dengan status standing instruction atau SI, artinya dana sudah dikirim tetapi belum masuk ke saldo penerima.


Faktor lain yang menyebabkan keterlambatan adalah data penerima yang tidak valid atau belum diperbarui di sistem DTKS. Jika hal ini terjadi, penerima perlu melakukan pembaruan data agar dapat kembali menerima bantuan di periode berikutnya.

4. Langkah Setelah Dinyatakan Terdaftar

Jika nama sudah muncul di daftar penerima, segera periksa saldo rekening di bank penyalur atau melalui mesin ATM. Untuk pemilik KKS, dana bisa digunakan langsung untuk pembelian bahan pangan di e-warung yang telah bekerja sama dengan Kemensos.


Penerima yang tinggal di wilayah terpencil dan belum memiliki rekening akan mendapatkan bantuan melalui mekanisme khusus, seperti penyaluran langsung lewat kantor pos.
Masyarakat dihimbau untuk selalu memantau informasi resmi agar tidak tertipu oleh pihak yang mengatasnamakan Kemensos.

5. Informasi Tambahan Terkait Jadwal Pencairan

Penyaluran tahap keempat ini menutup periode bantuan reguler tahun 2025. Pencairan dilakukan secara bertahap mulai akhir Oktober hingga November mendatang.


Bagi penerima yang datanya sudah aktif, dana akan otomatis masuk ke rekening sesuai jadwal bank penyalur. Namun, jika ada keterlambatan, masyarakat diminta sabar menunggu karena proses distribusi dilakukan secara bergilir di seluruh daerah.

Dengan tersalurkannya tahap terakhir tahun ini, pemerintah berharap bantuan sosial dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia. (rz)

Editor : A. Nugroho
#Cair #Bansos #PKH #2025 #bpnt