Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kebakaran Besar Landa Benhil, 20 Rumah Hangus dan 150 Warga Mengungsi

A. Nugroho • Senin, 17 November 2025 | 19:24 WIB

Ilustrasi api melahap sekitarnya.
Ilustrasi api melahap sekitarnya.

RADAR MALANG – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat di Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, Minggu malam. Insiden tersebut menghanguskan sekitar 20 rumah dan memaksa kurang lebih 150 warga meninggalkan tempat tinggal mereka.

Kebakaran dilaporkan mulai muncul pada sekitar pukul 20.30 WIB. Api dengan cepat membesar karena jarak antar rumah yang rapat dan mayoritas bangunan terbuat dari material yang mudah terbakar. Petugas gulkarmat dari Jakarta Pusat langsung diterjunkan ke lokasi, mengerahkan puluhan personel dan kendaraan pemadam.

Proses pemadaman berlangsung lebih dari satu jam. Api akhirnya dapat dikendalikan sekitar pukul 22.00 WIB setelah petugas bekerja menembus gang-gang sempit untuk mencapai titik api. Meski tidak ada korban jiwa maupun luka berat, kerugian materiel cukup besar karena sebagian besar rumah terbakar hampir seluruhnya.

Warga yang terdampak langsung dievakuasi ke GOR Tanah Abang yang dijadikan lokasi pengungsian sementara. Petugas BPBD bersama relawan mendirikan tenda darurat, menyiapkan logistik, dan membantu warga yang kehilangan tempat tinggal. Sebagian pengungsi tampak masih shock, terutama keluarga dengan anak-anak dan lansia yang kesulitan menyelamatkan barang-barang mereka.

Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik, namun petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api. Hingga Senin pagi, proses pendataan kerugian serta kebutuhan para pengungsi masih berlangsung.

Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya pengecekan instalasi listrik, terutama di kawasan permukiman padat yang rentan terhadap percikan api. Pemerintah daerah mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor ketika melihat potensi bahaya di lingkungan sekitar. (gg)

Editor : A. Nugroho
#kebakaran