KABUPATEN – Arema FC punya sejumlah pekerjaan rumah jelang laga melawan Persebaya Surabaya Sabtu nanti (22/11). Salah satunya, Singo Edan masih kesulitan menciptakan pertahanan yang solid. Dalam tujuh laga terakhir tidak pernah clean sheet, hampir selalu kemasukan satu atau dua gol.
Terakhir kali berhasil nirbobol, saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-5 kompetisi. Pada waktu itu, skor laga berakhir imbang 0-0. Meski selalu kebobolan, Lucas Frigeri cs mencatatkan dua kemenangan dan sekali bermain imbang.
Bek Tengah Arema FC Odivan Koerich menjabarkan, tidak mengesampingkan statistik itu. Dia melihat, lawan selanjutnya punya kekuatan di lini depan. Karena itu, selama jeda evaluasi dilakukan skuad Singo Edan.
”Lini belakang selalu menjadi perhatian. Kami ingin tampil lebih baik,” katanya. Pemain asal Brasil tersebut tidak memungkiri, laga sebelumnya tim kurang fokus dalam mengawal pertahanan. Akibatnya, harus merasakan kebobolan.
Menurutnya, tim berjuluk Green Force itu sangat solid saat bermain di kandang. Meraih tiga kemenangan atas Arema FC saat bermain di Stadion Gelora Bung Tomo. Karena itu, dia dan tim sudah berlatih selama dua pekan ini untuk memperkuat semua aspek.
Demi membawa pulang poin dari Surabaya, pemain Brasil itu berusaha meningkatkan komunikasi. Tujuannya, supaya antar pemain aktif memberikan informasi terkait pemain lawan. Kemudian saling menutup celah agar sulit dimanfaatkan Bruno Moreira cs.
Meski memprediksi derby Jatim berjalan alot, Odivan optimistis bisa meraih hasil maksimal. Dia yakin, Singo Edan punya kemampuan untuk membawa pulang poin. ”Kemenangan memang menjadi tujuan kami,” jelas dia.
Senada dengan Odivan, Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menegaskan, timnya terus berbenah dan meningkat. Tidak hanya di sektor belakang. Tapi, juga mengasah ketajaman lini serang tim.
”Tetap fokus. Itu akan menjadi kunci agar tim bisa meraih kemenangan sekaligus mencatatkan pertahanan yang lebih solid di pertandingan mendatang,” tandasnya. Selama dua pekan ini, pemain Arema FC berusaha meningkatkan performa tim. Sepekan lalu mengasah fisik dan pekan mulai menyiapkan tactical.
Pelatih asal Brasil itu merasa beruntung, punya banyak waktu bersiap sebelum laga Sabtu nanti. Itu karena, tim bisa memanfaatkannya untuk banyak hal. Para pemain juga mempunyai waktu recovery yang maksimal. Tidak seperti setelah melawan Semen Padang. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho