SIDOARJO – Warga Desa Medalem, Kecamatan Tulangan, dibuat geger Selasa (6/1) malam. Seorang kakek berusia 59 tahun berinisial M diamankan polisi setelah diduga melakukan perbuatan asusila terhadap sejumlah anak, sebagian di antaranya masih duduk di bangku sekolah dasar.
Terduga pelaku sempat dibawa ke Balai Desa Medalem untuk dimintai keterangan oleh perangkat desa. Namun sekitar pukul 21.00, polisi datang dan langsung mengamankannya. ”Terduga pelaku sudah kami bawa dan saat ini diperiksa di Unit PPA Polresta Sidoarjo,” ujar Kapolsek Tulangan AKP Rizki Arif, kemarin.
Dari data sementara, sedikitnya lima anak telah melapor sebagai korban. Mereka berusia antara delapan hingga 15 tahun. Modusnya, terduga pelaku diduga menciumi para korban. ”Penanganan dan pendalaman kasus ini ditangani Unit PPA Polresta Sidoarjo,” tegas Rizki.
Sekretaris Desa Medalem Abdul Halim menjelaskan, kasus ini terungkap setelah salah satu orang tua korban melapor ke pihak desa. Informasi tersebut kemudian menyebar hingga ada warga lain yang melaporkan kejadian serupa. Dari situ, pihak desa memanggil terduga pelaku ke balai desa untuk dimintai klarifikasi.
Namun, kabar tersebut cepat beredar di masyarakat. Warga berdatangan dan sempat menggeruduk balai desa. Emosi warga memuncak hingga terduga pelaku sempat dipukuli. “Situasi sempat tidak kondusif, sehingga kami berkoordinasi dengan kepolisian untuk pengamanan,” ujarnya.
Menindaklanjuti kasus tersebut, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Sidoarjo langsung mengirim tim ke lokasi. Kepala DP3AKB Sidoarjo Henny Kristiani mengatakan, pihaknya telah melakukan pendampingan terhadap para korban.
”Kami sudah turun melakukan penanganan, baik pendampingan psikologis maupun pemeriksaan kesehatan,” jelasnya. Pihaknya memastikan hak-hak korban tetap terlindungi. “Fokus kami pemulihan korban dan perlindungan anak,” tegas Henny. (eza/ful/hen/adn)
Editor : Aditya Novrian