MALANG KOTA, RADAR MALANG - Rangkaian Kompetisi Dakon dan Bola Bekel se-Malang Raya dalam rangka HUT Kota Malang ke-112 masih berlanjut. Salah satunya di Malang Town Square (Matos). Kemarin (18/4) dan hari ini (19/4), lomba itu memasuki babak final.
Sebagai informasi, Kompetisi Dakon dan Bola Bekel se-Malang Raya itu sudah dimulai pada 8 April lalu. Sampai 17 April digelar babak penyisihan. Yang berpartisipasi tidak hanya manajemen Matos. Namun juga beberapa pusat perbelanjaan lainnya seperti Batu Town Square (Batos), Cyber Mall, Malang City Point (MCP), hingga Mal Dinoyo.
Baca Juga: 220 Siswa di Kabupaten Malang Hidupkan Lagi Permainan Tradisional
Untuk di Matos, babak penyisihan digelar setiap hari. Lalu tanggal 18 April babak final permainan dakon. Sementara 19 April final permainan bekel. Antuasiasme peserta yang mengikuti final pun cukup tinggi.
Menurut Mall Director Matos Fifi Trisjanti, di Matos saja ada 190 orang yang mendaftar untuk lomba dakon. Sementara untuk lomba bekel diikuti 75 orang. ”Kemudian, kami seleksi lagi sehingga tersisa 130 orang yang tersisa pada babak final. Terdiri dari 95 orang untuk kompetisi dakon dan 35 orang untuk kompetisi bekel,” jelas dia.
Selanjutnya akan dipilih masing-masing tiga juara. Baik dari kompetisi dakon maupun kompetisi bekel. Yang terpilih akan berlaga memperebutkan Piala Wali Kota Malang pada 24 April mendatang.
Fifi mengungkapkan, dia menginisiasi kompetisi dakok dan bekel tidak hanya untuk memeriahkan HUT Kota Malang ke-112. Namun juga mengembalikan permainan zaman dulu. ”Agar anak kecil maupun orang dewasa tidak fokus bermain gadget saja,” tegasnya.
Eva Salman, salah seorang ibu yang mengikuti kompetisi mengungkapkan, dia merasa senang dan seperti bernostalgia. Sebab dakon adalah permainan yang sering dimainkan saat dia kecil.
”Saya ajak anak dan teman saya juga. Pada babak penyisihan saya menang, tapi saat semifinal lawannya tidak hadir,” cerita Eva. Karena tak ada lawannya, Eva akhirnya bisa berlanjut ke babak final. (mel/by)
Editor : A. Nugroho