DAU – Wacana penataan ulang Terminal Landungsari diseriusi oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jatim. Itu setelah Wakil Gubernur (Wagub) Jatim Emil E. Dardak meninjau sejumlah sarana dan prasarana (Sarpras) terminal, Rabu lalu (15/4).
Kepala UPT Pengelolaan Prasarana Perhubungan (P3) Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Wilayah Malang Dishub Jatim M. Binsar Garchah Siregar memaparkan, Emil menyoroti sarpras di area terminal. Meliputi operasional Bus Trans Jatim, bus antar kota dalam provinsi (AKDP), serta angkutan kota, plus pedesaan.
Binsar menyebut, jalan untuk akses masuk dan dalam terminal masih berlubang. Kios pedagang juga akan ditata. Dia berkomitmen akan memperbaiki sekaligus menambah sarpras yang dibutuhkan. “Bangunan kan harus ada perawatan. Beliau (Wagub Emil) berpesan agar segera diinventarisasi karena akan ada pembangunan,” kata dia.
Baca Juga: Sambut Arus Mudik, 10 PO di Terminal Arjosari Malang Tambah 22 Armada
Meski begitu, pihaknya belum bisa memastikan kapan perbaikan dilakukan. Pihaknya akan mengajukan anggaran terlebih dahulu. Pengajuannya bisa saat pembahasan perubahan anggaran keuangan (PAK) pada pertengahan tahun ini atau mengajukan tahun depan. “Intinya ke depannya bakal ada perbaikan dan perawatan berlanjut,” ucap Binsar.
Baca Juga: Arus Mudik Lebaran Mulai Terlihat, Penumpang Terminal Arjosari Tembus 4.000 Orang Per Hari
Sementara untuk angkutan seperti bus dan mobil penumpang umum (MPU), pihaknya belum menemukan masalah. Untuk bus Trans Jatim rute Hamid Rusdi-Landungsari-Batu misalnya, dia mengatakan, masyarakat meminta penambahan armada supaya tidak lama menunggu di terminal. Sedangkan MPU, lanjutnya, baik angkot Kota Malang maupun angkudes jurusan Batu-Landungsari harus saling mendukung operasional bus dalam terminal. “Kami ingin MPU tetap hidup. Saling memberikan impact yang bagus ke masyarakat antara angkot, angkudes dengan Trans Jatim dan bus AKDP,” tandas dia.(biy/dan)
Editor : A. Nugroho