SINGOSARI - Pemberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Malang mulai berjalan kemarin (24/4). Ratusan tamu Allah SWT tersebut diberangkatkan dari exit Tol Singosari. Sebagai dukungan kepada jemaah, Pemkab Malang mengalokasikan anggaran Rp 400 juta untuk biaya pulang dan pergi.
Pengamatan Jawa Pos Radar Kanjuruhan, CJH sudah berkumpul di exit Tol Singosari sejak sekitar pukul 15.00. Mereka mulai bersiap memasuki bus masing-masing. Sebelum berangkat, perwakilan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), ketua rombongan (karom), dan ketua regu (karu) bersalaman dengan bupati dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang.
”Saya berpesan kepada seluruh calon jemaah haji untuk mengikuti arahan pemimpinnya dan jangan keluar sendiri,” ucap Bupati Malang H M. Sanusi setelah memberangkatkan 359 jemaah kemarin.
Dia juga berpesan supaya CJH menjaga kesehatan selama di Arab Saudi. Apalagi dengan adanya perbedaan cuaca antara di Indonesia dan Arab Saudi.
Menurut data Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Malang, pemberangkatan haji ditetapkan menjadi tujuh kelompok terbang (kloter). Yakni kloter 12 ada dua orang serta kloter 14 ada 359 orang yang diberangkatkan bupati kemarin.
Kemudian hari ini (25/4) terdapat empat pemberangkatan. Yakni kloter 15-17 yang masing-masing 376 orang, serta kloter 18 yang terdiri dari 140 orang. Pemberangkatan terakhir yakni kloter 30 yang terdiri atas delapan orang dan berangkat pada Rabu depan (29/4). Sehingga jika ditotal, ada 1.637 CJH yang berangkat pada tahun ini.
“Pemberangkatan jemaah dari Kabupaten Malang ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya menjadi tanggung jawab kami. Meskipun ada yang hanya dua orang, juga kami antarkan,” kata Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Malang Abd Salam kemarin.
Dia berharap, seluruh jemaah bisa berangkat dan pulang dengan sehat dan utuh. Terlebih, tahun ini, jemaah haji asal Kabupaten Malang terbagi menjadi dua syarikah. Syarikah tersebut yang menyediakan akomodasi, transportasi, maupun layanan konsumsi untuk jemaah haji selama di Arab Saudi. “Dengan dibagi menjadi dua syarikah ini, semoga koordinasi antar jamaah semakin mudah,” pungkasnya. (yun/dan).
TAMBAHAN BERITA HAJI
Dia mengatakan, pengalokasian anggaran Rp 400 juta untuk pulang-pergi CJH sebagai wujud komitmen meringankan beban jemaah. Sehingga jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk di tanah suci Makkah (yun/dan).
Editor : A. Nugroho