Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bengkel Motor di Klojen Terbakar, Pemiliknya Rugi Rp 85 Juta  

Nabila Amelia • Minggu, 3 Mei 2026 | 00:20 WIB
KORSLETING: Petugas Damkar Kota Malang berupaya memadamkan api yang membakar sebuah bengkel motor di Jalan Batang Hari Nomor 20 RT 7/RW 3, Kelurahan Rampal Claket, Kecamatan Klojen terbakar kemarin pagi (2/5). (UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang For Radar Malang)
KORSLETING: Petugas Damkar Kota Malang berupaya memadamkan api yang membakar sebuah bengkel motor di Jalan Batang Hari Nomor 20 RT 7/RW 3, Kelurahan Rampal Claket, Kecamatan Klojen terbakar kemarin pagi (2/5). (UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang For Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Bengkel motor di Jalan Batang Hari Nomor 20 RT 7/RW 3, Kelurahan Rampal Claket, Kecamatan Klojen terbakar kemarin pagi (2/5). Korsleting listrik disebut-sebut jadi pemicunya. Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang Pandu Rizki Darmawan mengatakan, pihaknya mendapat laporan sekitar pukul 04.53. 

Pelapornya adalah warga setempat yang bernama Nathan. ”Untuk pemilik bengkelnya bernama Bapak Tri Janu Sawala,” kata dia. Pihaknya menerjunkan 11 personel dan empat armada. Para personel berangkat pukul 04.54. Setibanya di lokasi pukul 05.04, mereka segera melakukan pemadaman.

Baca Juga: Hendak Tutupi Kasus Penggelapan, Dua Karyawan Jadi Dalang Kebakaran di Gudang Rokok

Pemadaman juga dibantu sejumlah relawan. Dalam prosesnya, Pandu menyebut bahwa pihaknya menggunakan 8 ribu liter air. ”Pemadaman akhirnya selesai pukul 05.33 atau berlangsung selama 28 menit,” sambung mantan Sekretaris Lurah Tunjungsekar tersebut.

Menurut Pandu, saat kejadian, pemilik bengkel berada di lokasi. Setelah sang pemilik datang, pihaknya langsung menggali informasi. ”Dari hasil pemeriksaan kami, awalnya ada sambungan-sambungan kabel yang meleleh. Lalu lelehannya menetes ke peralatan-peralatan bengkel,” kata dia.

Kondisi kabel eksisting di dalam bengkel yang sudah tidak layak akhirnya memicu korsleting hingga kebakaran. Api pun menyebar dengan cepat. Material kayu yang banyak di bengkel mempercepat kobaran api.

Baca Juga: 19 Kali Kebakaran dalam Tiga Bulan di Kabupaten Malang

Selain bangunan bengkel, barang-barang yang ada di dalam juga hangus. Di dalam bengkel itu terdapat kompresor, oli, minyak kendaraan, dan tiga unit sepeda motor. ”Jika ditotal kerugiannya Rp 85 juta,” tutur Pandu.

Untuk mencegah kejadian serupa, setelah pemadaman, pihaknya memberikan edukasi kepada pemilik bengkel maupun warga setempat. Para personel juga memastikan kondisi bengkel benar-benar aman dari sisa api. (mel/by)

Editor : A. Nugroho
#Bengkel motor #kebakaran #UPT #rugi