KEPANJEN, RADAR MALANG - Kapasitas fasilitas kesehatan di Kabupaten Malang butuh peningkatan. Salah satunya Puskesmas Karangploso. Berdasar Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Malang, pemkab mengalokasikan Rp 2 miliar untuk perluasan. Biaya diperlukan untuk membangun fondasi, gedung beserta prasarananya, hingga pengecatan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang drg Wiyanto Wijoyo mengatakan, peningkatan puskesmas diperlukan sewaktu-waktu. Sebab, puskesmas yang saat awal pembangunan sudah memenuhi kebutuhan, pada 1015 tahun ke depan, bisa jadi sudah tidak representatif terhadap kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Puskesmas Kepanjen Butuh Perluasan
Dia mengatakan, peningkatan puskesmas dilaksanakan secara bertahap. Seperti Puskesmas Bululawang yang sudah direlokasi sebagian pada tahun lalu.
“Sedangkan tahun ini, dilakukan perluasan Puskesmas Karangploso,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Proses lelang untuk kegiatan tersebut sedang berlangsung dan dalam tahap evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga. Berdasar tahapan dalam LPSE, penandatanganan kontrak bakal dilaksanakan pada 9 Juli nanti. Sehingga pembangunan fisik dapat segera terlaksana. Jangka waktu pelaksanaannya mencapai 120 hari kalender atau empat bulan. Itu berdasar rencana kerja dan syarat (RKS) pengembangan Puskesmas Karangploso.
Baca Juga: Dibutuhkan Dokter Baru di Puskesmas Tumpang Malang
Selain Puskesmas Karangploso, dia menyebut, terdapat beberapa puskesmas yang juga butuh peningkatan kapasitas. Namun pelaksanaanya menyesuaikan ketersediaan anggaran. Misalnya Puskesmas Poncokusumo, Pamotan, Karangploso, Wajak, dan Bululawang. “Poncokusumo juga sudah ditingkatkan, tetapi masih separo. Kelanjutannya, kami masih menunggu anggaran,” kata pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.
Sedangkan untuk Puskesmas Wajak masih belum ada perencanaan perluasan. Sebab, perlu meninggikan lahan terlebih dahulu. Sementara lahan untuk perluasan Puskesmas Pamotan sudah ada, tetapi banyak pertimbangan. Ada kemungkinan direlokasi juga seperti Puskesmas Bululawang.
Seperti diberitakan, rencana peningkatan puskesmas sudah tercetus sejak 2024. Namun hanya beberapa yang sudah terealisasi. Yakni Puskesmas Bululawang, meski baru setengah bangunan. Puskesmas tersebut sudah dibangun di Jalan Raya Bululawang. Pagunya sekitar Rp 3,64 miliar dari APBD Kabupaten Malang 2025 untuk pembangunannya. (yun/dan)
Editor : A. Nugroho