KEPANJEN – Penutupan Jalur Lingkar Barat (Jalibar) berimbas terhadap kemacetan arus lalu lintas di simpang empat Kepanjen kemarin (2/7). Hal itu karena kendaraan dari arah Malang yang menuju Kabupaten Blitar harus melintasi simpang empat Kepanjen. Demikian juga kendaraan dari arah sebaliknya, Blitar-Malang harus lewat pusat kota Kepanjen, sehingga terjadi penumpukan kendaraan.
Kanit Turjawali Polres Malang Iptu Andi Agung menerangkan, penutupan Jalibar untuk keperluan lomba balap sepeda Porprov IX Jatim 2025. Penutupan dilakukan sejak pukul 02.00 dini hari hingga 18.00 kemarin (2/7). "Sejumlah pengalihan arus sudah dilakukan," terang Andi Agung kemarin.
Pihaknya mengerahkan 50 personel Satlantas Polres Malang untuk melakukan rekayasa lalu lintas (lalin). Mereka dibantu 24 personel Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang. "Hampir macet sepanjang 50 meter," terang Andi Agung.
Kemacetan lalin tidak hanya di simpang Empat Kepanjen. Melainkan juga di Simpang empat Talangagung, dan Simpang Tiga Sukun, Kota Malang. "Semuanya bisa diurai khususnya pada jam berangkat kerja," terangnya.
Andi menerangkan, penutupan hanya dilakukan sehari. Hari ini (3/7) jalur tersebut kembali normal. Sedangkan untuk venue balap sepeda selanjutnya di Kanjuruhan. Start di Kepanjen, kemudian peserta melintasi Gondanglegi dan finish di rest area Gubugklakah, Poncokusumo.(yad/dan)
Editor : A. Nugroho