Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tangki Truk Terguling di Flyover Kotalama, Empat Warga Terluka

Bayu Mulya Putra • Selasa, 5 Agustus 2025 | 17:05 WIB

 

SUMBU RODA PUTUS: Salah satu tangki dari truk bernopol N 8333 UFF terguling di Flyover Kotalama, kemarin (4/8). Empat warga yang mengendarai motor dilaporkan terluka.
SUMBU RODA PUTUS: Salah satu tangki dari truk bernopol N 8333 UFF terguling di Flyover Kotalama, kemarin (4/8). Empat warga yang mengendarai motor dilaporkan terluka.

MALANG KOTA - Truk gandeng berjenis Hino 500 dengan nomor polisi N 8333 UFF mengalami kecelakaan di Flyover Kotalama, kemarin sore (4/8). Lokasi kejadiannya masuk wilayah Kelurahan Mergosono, Kecamatan Kedungkandang. Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 16.30.

Sumbu roda yang putus diduga jadi penyebabnya. Tangki belakang truk yang berisi tetes tebu itu terguling. Muatannya langsung membanjiri jalan. Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang, awalnya truk yang dikemudikan Sugiantono itu melaju dari selatan ke utara.

Dia didampingi kernet yang bernama Edi. Keduanya merupakan warga Pasuruan. Menurut Edi, saat menaiki flyover, truk tidak berada dalam kecepatan tinggi. Dia memperkirakan kalau kecepatannya sekitar 20 kilometer per jam. ”Biasanya juga tidak ngebut karena jalannya menanjak dan membawa muatan,” kata dia.

Saat menaiki flyover, terdengar suara dentuman. Sugiantono maupun Edi pun terkejut. Keduanya akhirnya berhenti setelah diberi tahu seorang warga bahwa tangki belakang truk terlepas dan terguling.

Edi melanjutkan, masing-masing tangki berisi 11 ton tetes tebu. ”Isinya tidak sampai penuh. Kami mau membawa tetes tebu dari Pabrik Gula Kebonagung ke Molindo di Kecamatan Lawang,” imbuh dia. Edi menegaskan kalau dia dan Sugiantono rutin melakukan pengecekan kendaraan sebelum berangkat. Mulai dari mengecek ban hingga mesin. Keduanya hanya bisa pasrah dengan musibah yang terjadi kemarin.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Malang Kota Kompol Agung Fitransyah menjelaskan kalau tangki bagian belakang terlepas dari sumbu. Selanjutnya tangki mundur dan menghantam tembok pembatas. Dari arah berlawanan ada tiga motor yang sedang melaju. Dua di antaranya motor Honda Scoopy.

Satunya yakni motor Honda Beat. ”Total ada empat orang di tiga motor itu yang mengalami luka-luka. Mereka berempat terkena bagian tangki yang terlepas dari sumbunya,” jelas Agung. Empat orang pengendara itu segera dirujuk ke RSUD dr Saiful Anwar (RSSA) Malang dengan tiga ambulans.

Satu di antaranya mengalami indikasi patah tulang. Sementara tiga orang lainnya terluka ringan. Dua orang rencananya sudah bisa dipulangkan.

Terkait penyebab kecelakaan, Agung menyatakan bahwa pihaknya masih dalam penyelidikan. ”Untuk sementara penyebabnya terputus dari gandengan,” tandasnya.

Tetes tebu yang menggenangi jalan dibersihkan terlebih dahulu. Tim pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Pembersihan pun tuntas sekitar pukul 18.00. Begitu juga dengan proses evakuasi tangki truk yang terguling. Kemacetan panjang pun sempat terjadi dari dua arah. (mel/by)

Editor : A. Nugroho
#putus #truk gandeng #hino #roda #Sumbu #tetes tebu