Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Belum Tergarap Maksimal, Wali Kota Malang Dorong PBK Bangun Literasi

Editor : Hendarmono Al S. • Rabu, 19 Agustus 2020 | 00:11 WIB
AKRAB: Wali Kota Malang Sutiaji (kanan) berbincang dengan Pimpinan Cabang Bestprofit Futures (BPF) Malang Andri sebelum memberikan sambutan peresmian BPF Tower, Selasa (18/8). (Foto: Imam Nasrodin/Radar Malang)
AKRAB: Wali Kota Malang Sutiaji (kanan) berbincang dengan Pimpinan Cabang Bestprofit Futures (BPF) Malang Andri sebelum memberikan sambutan peresmian BPF Tower, Selasa (18/8). (Foto: Imam Nasrodin/Radar Malang)
MALANG KOTA – Industri keuangan, khususnya perdagangan berjangka komoditi (PBK), di Kota Malang perlu membangun budaya literasi kepada masyarakat, seperti pemahaman bagaimana keuntungan dan risikonya, dan lainnya.

Pasalnya, transaksi perdagangan berjangka komoditi di Kota Malang, terutama saat pandemi Covid-19, menunjukkan perkembangan yang relatif bagus, namun belum tergarap maksimal.

“Industri keuangan (PBK) ini punya peluang besar. Tapi persentasenya di Kota Malang masih sekitar 30 persen. Makanya, kami akan terus dorong untuk tumbuh,” kata Wali Kota Malang Sutiaji saat memberikan sambutan dalam acara tasyakuran peresmian Bestprofit Futures (BPF) Tower, Selasa (18/8).

Sutiaji mencontohkan, saudaranya yang menekuni dunia industri pialang berjangka, pendapatannya bisa lebih Rp 50 juta per bulan.

“Apalagi di masa pandemi, investasi seperti ini relatif lebih aman. Makanya, saya optimistis pertumbuhan ekonomi Kota Malang bisa sampai 3-4 persen akhir tahun nanti,” kata politikus Partai Demokrat ini.

Menurut dia, Kota Malang sering dihadiri pejabat-pejabat yang punya uang banyak. “Ini peluang besar bagi industri perdagangan berjangka,” terang mantan anggota dewan ini.

Sementara itu, Pimpinan Cabang BPF Malang Andri mengatakan, di BPF Tower yang dibangun di atas lahan 1.900 meter persegi tersebut dilengkapi dengan ruang training, simulasi, VIP, lounge, dan fasilitas smartboard, dimana ruang trainingnya mampu menampung 500 orang.

“Lima tahun ke depan, kami targetkan ada seribu wakil pialang berjangka di tempat kami. Sekarang ada sekitar 300 karyawan,” harapnya.


Pewarta: Imam Nasrodin Editor : Editor : Hendarmono Al S.
#BPF Malang #Kota Malang #Perdagangan Berjangka Komoditi #Literasi #BPF Tower #PBK