Mantan Ketua TP PKK Kota Batu ini menyampaikan, semua hidangan dalam kegiatan ini dari produk UMKM Kota Batu. Baik yang sudah berupa produk olahan atau masih asli, seperti apel dan keripik apel.
"Semua yang kami hidangkan di meja bapak-ibu dari produk UMKM Batu. Ini salah satu upaya kami untuk bantu mereka agar tetap bertahan di masa pandemi," kata politikus PDIP ini, Kamis (4/1).
Dia menjelaskan, di masa pandemi ini Kota Batu sangat terdampak sektor pariwisatanya. Termasuk pelaku UMKM. "Sebagian besar UMKM ini mengandalkan kunjungan wisatawan. Bahkan, hasil produksi yang disiapkan untuk penjualan di lebaran juga nggak laku, karena pandemi," terang dia.
Tak hanya itu, lanjutnya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batu juga turun sekitar 38 persen. Karena sebelum pandemi jumlah wisatan yang berkunjung sekitar 7,5 juta orang. "Di masa pandemi ini sekitar 20 persen dari 7,5 juta orang," ungkap dia.
Dia juga berusaha memberikan solusi untuk UMKM. Salah satunya dengan bekerjasama dengan market place nasional untuk menjual produk UMKM. "Kami baru saja bekerjasama dengan Tokopedia untuk bangkitkan UMKM," ujar dia.
Pewarta: Imam N Editor : Shuvia Rahma