Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Raja Kacamata Berbagi Tips Bisnis di IMA Malang

Shuvia Rahma • Kamis, 29 April 2021 | 19:17 WIB
Linggarjanto Budi  Oetomo Owner Optik Internasional dan Pembina IMA membagikan tips bisnisnya pada acara buka bersama IMA chapter Malang. (Don Virgo / Radar Malang)
Linggarjanto Budi Oetomo Owner Optik Internasional dan Pembina IMA membagikan tips bisnisnya pada acara buka bersama IMA chapter Malang. (Don Virgo / Radar Malang)
MALANG KOTA - Nama Optik Internasional barangkali sudah banyak yang tahu. Pusatnya ada di Kota Malang. Dan saat ini mempunyai sedikitnya 300 outlet di seluruh Indonesia. Bagaimana awalnya toko kacamata itu memulai bisnisnya, hingga akhirnya mampu menjadi pelopor dan raja kacamata di Indonesia? Linggarjanto Budi Oetomo, Pendiri dan Owner Optik Internasional membagikan tips bisnisnya Rabu kemarin (28/4) di acara Buka Bersama IMA (Indonesia Marketing Association) Chapter Malang di Hotel Tychi, Kota Malang.

“Kalau Anda ingin bisnisnya melaju cepat, maka Anda harus punya kuda. Dan kudamu harus bisa berlari cepat,” kata Linggar (sapaan akrab Linggarjanto di depan puluhan member, pengurus dan pembina IMA Chapter Malang.

Tentu yang dimaksud kuda di sini, bukan kuda dalam arti yang sebenarnya, yakni mempunyai seekor kuda. Maknanya adalah, dalam bisnis butuh lompatan. Butuh inovasi. Sehingga dalam bisnis itu, akan ada percepatan, sehingga mampu menyalib kompetitor atau pelaku bisnis yang lain.

Photo
Photo
Pembina, pengurus dan anggota IMA Chapter Malang saat acara buka bersama di Hotel Tychi, Rabu (28/4) (Don Virgo / Radar Malang)

Filosofi kuda itulah yang menjadi kaidah bisnis Linggar dalam mengembangkan usahanya. Makanya, hingga saat ini, Optik Internasional sudah mempunyai outlet sedikitnya 300 di seluruh Indonesia.

“Karena pandemi, saat ini berkurang sekitar 20-30 persen,” ujar salah satu dewan pembina IMA Chapter Malang ini.

Tak hanya itu, Linggar yang dijuluki Raja Kacamata ini lantas melebarkan sayapnya di dunia properti. Khususnya di dunia perhotelan. Dia merupakan salah satu pemilik dari Golden Tulip Holland Resort Batu yang saat ini menjadi salah satu hotel paling diburu untuk menginap di Kota Batu. Linggar juga salah satu pemilik dari Hotel Tychi, tempat dimana buka bersama IMA Chapter Malang dihelat.

Kehadiran Linggar yang saat itu didampingi Bimantoro, perwakilan owner Hotel Tychi, dimanfaatkan oleh para member, pengurus dan dewan pembina untuk bertanya. Ada yang bertanya tentang bagaimana sebaiknya pengusaha di awal-awal usahanya, apakah harus pinjam bank atau pake modal sendiri. Linggar menjawab, sebaiknya menggunakan modal sendiri. Karena kalau pinjam bank, akan berpacu dengan bunga bank.

Acara buka bersama IMA Chapter Malang merupakan salah satu dari program kerja kepengurusan di bawah kepemimpinan Presiden Chapter Kurniawan Muhammad. Dalam sambutannya, Kurniawan mengatakan, bahwa ada setidaknya tiga manfaat ketika bergabung dan aktif di IMA Chapter Malang.

Pertama, manfaat jaringan dan pertemanan. Kedua, manfaat meningkatkan kemampuan, skill dan profesionalisme. Dan ketiga, manfaat meningkatkan wawasan dan pengetahuan. “Saya jamin, ikut IMA, akan mendapatkan manfaat-manfaat itu,” katanya.

Selain buka bersama, pada kesempatan itu juga dibagikan kartu member IMA Chapter Malang berupa TapCash BNI. Ini merupakan kerjasama antara IMA Chapter Malang dan Kanwil BNI Malang.(dov) Editor : Shuvia Rahma
#IMA Chapter Malang #optik international #golden tulip holland resort #hotel tychi