Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

PNM Malang Fokus Perkuat Jaringan hingga Tambah Gerai Mekaar dan ULaMM

Didik Harianto • Senin, 28 Maret 2022 | 21:51 WIB
SINERGI BUMN: Rangkaian kegiatan sinergi BUMN pada 11 Maret 2022 yang digelar di Wisata Taman Gangsar Pakis Kabupaten Malang. Kegiatan tersebut dihadiri 1) staf khusus III kementerian BUMN Arya Sinulingga) dan didampingi 2) pimpinan PNM cabang Malang Anan
SINERGI BUMN: Rangkaian kegiatan sinergi BUMN pada 11 Maret 2022 yang digelar di Wisata Taman Gangsar Pakis Kabupaten Malang. Kegiatan tersebut dihadiri 1) staf khusus III kementerian BUMN Arya Sinulingga) dan didampingi 2) pimpinan PNM cabang Malang Anan
PT Permodalan Nasional Madani atau biasa disingkat menjadi PNM, adalah bagian holding ultra mikro Indonesia yang berbisnis di bidang pembiayaan mikro, dengan visi dan misi untuk memberdayakan dan mengembangkan UMKM. Program pemberdayaan tersebut dilakukan melalui penyelengaraan jasa pembiayaan dan jasa manajemen, sebagai aplikasi dari strategi pe­me­rintah untuk memajukan UMKM, guna menunjang pertum­bu­han pengusaha-pengusaha baru yang mempunyai prospek usaha dan mampu menciptakan lapangan kerja.
Anang Fatkur Rochman selaku pim­pinan cabang PNM Malang men­je­laskan hingga Maret 2022 ini PNM Cabang Malang tercatat telah mem­be­rikan bantuan permodalan melalui pro­gram Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (PNM Mekaar) dengan total penyaluran dana lebih dari Rp 371 miliar yang diterima 161.839 keluarga pra­se­jah­tera.
”Program Mekaar PNM sendiri ada­lah pinjaman modal perempuan prasejahtera yang memiliki usaha,” jelas Anang.
Selain program Mekaar, PNM juga memiliki pro­gram Unit Layanan Modal Mikro (PNM ULaMM) yang merupakan layanan pin­ja­man untuk per­orangan atau badan usaha. ULaMM menjadi gerai layanan di bawah satu atap atau “One Stop Shopping” bagi para pengusaha mikro dan kecil, yang dilengkapi dengan berbagai dukungan teknis bagi peminjam. Tujuannya adalah mem­bantu usaha mikro dan kecil agar terus berkembang sekaligus mem­per­cepat kemajuan usahanya. Di wilayah Malang Raya, PNM telah memiliki 49 gerai layanan Mekaar dan 12 gerai layanan ULaMM.
Anang menjelaskan, ada sejumlah keuntungan bergabung dengan PNM. Seperti PNM ULaMM yang dilengkapi dengan pelatihan, jasa konsultasi, pendampingan, serta dukungan pengelolaan keuangan dan akses pasar bagi nasabah. “Jadi PNM dengan nasabah baik Mekaar dan ULaMM tidak hanya mem­berikan pinjaman modal usaha, tapi kami juga turut mendampingi dan me­man­du nasabah agar sukses dalam me­ngem­­­bangkan usahanya,” ungkapnya.
Pendampingan dan pem­berdayaan nasabah PNM di Malang Raya me­lalui program Pengem­­­bangan Kapasitas Usaha (PKU) sudah di­la­­kukan 158 kali selama tahun 2021. Se­perti klasterisasi sektoral usaha bunga potong dan budidaya maggot (be­latung/larva dari jenis lalat Black Soldier Fly) untuk ibu-ibu nasabah di Malang Raya (Kota Batu, Kabupaten Malang dan kota Malang) dalam rangka mem­­ban­tu meningkatkan kemam­puan dan keterampilan bagi para na­sabah PNM, sebagai bentuk ko­mit­men PNM untuk terus men­do­rong pem­­ber­­dayaan UMKM.
Sedangkan di tahun 2022 hingga akhir Februari, telah dilakukan PKU Temu Usaha Nasabah Mekaar (TUNM) sebanyak 15 kali pelatihan dengan tema “Literasi Keuangan Untuk Pengusaha Wanita Ultra Mikro (UMi), sinergi antara BRI, Pegadaian dan PNM.”
Selain itu, PNM menargetkan adanya 100 Kampung Madani terbentuk pada tahun 2022 di seluruh Indonesia, termasuk di Malang. Kampung Madani merupakan program untuk desa agar mendorong potensi lokal agar dikenal oleh khalayak dan mandiri. “Menambah Gerai Mekaar dan ULaMM sekaligus memperkuat jaringan menjadi salah satu fokus di 2022,” tambah Anang.
PNM melalui program Jasa Ma­na­jemen dan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) sudah me­resmikan kegiatan pem­ber­dayaan berupa program Ruang Pintar dan pelatihan klasterisasi sektoral di Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang. Desa ini rencananya akan dikembangkan menjadi Kampung Madani.
Sebagai informasi, hingga 11 Maret 2022 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 115 T kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 11,4 juta nasabah. Saat ini PNM memiliki 3.673 kantor layanan di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 422 Kabupaten/Kota, dan 5.640 Kecamatan. (dik)

  Editor : Didik Harianto
#PNM #Ulamm #Mekaar #Pengembangan Kapasitas Usaha #Temu Usaha