MALANG KOTA – Transaksi gadai di Malang meningkat. Jelang Ramadan, kebutuhan masyarakat pun naik.
Pegadaian menjadi salah satu alternatif untuk menutupi biaya akibat keperluan hidup yang membengkak.
Pimpinan PT Pegadaian Cabang Malang Imam Suhadi mengatakan, Februari lalu transaksi gadai peningkatan 0,2 persen.
Demikian juga transaksi gadai jangka pendek, seperti pelunasan dalam waktu dua pekan.
“Saat ini peningkatannya memang belum signifikan, tapi tetap akan ada peningkatan,” tutur Imam kemarin.
Biasanya, Imam mengatakan, transaksi gadai akan meningkat drastis 2 minggu jelang Ramadan. Untuk itu, pihaknya menyiapkan dana yang tidak terhingga.
Baca Juga : Koruptor Pegadaian Turen Dituntut 6 Tahun Penjara.
Sehingga berapa pun permintaan nasabah, diupayakan bisa dipenuhi. “Berapa pun permintaan masyarakat, kami akan berusaha menyanggupi,” ucapnya.
Dia kemudian menyebutkan bahwa permintaan gadai di Kota Malang tidak sebesar di Kabupaten Malang.
Di PT Pegadaian Cabang Kepanjen, dia mengatakan, transaksi gadai meningkat 6,5 persen.
“Kebutuhan di sana lebih banyak, seperti saat musim tanam banyak petani yang gadai untuk modal,” terangnya.
Saat ini, lanjutnya, gadai emas menjadi yang paling diminati. Harga gadai emas di pegadaian sebesar Rp 1.062.000 per gram.
Kemudahan gadai adalah tidak sampai 15 menit sudah dapat membawa pulang uang tunai. Menurut Imam, gadai emas atau barang semakin banyak diminati. (Bersambung ke halaman selanjutnya)
Imam mencatat, nasabah di PT Pegadaian Cabang Malang mencapai 10 ribu nasabah.
Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai ibu rumah tangga (IRT), pegawai hingga mahasiswa.
“Mahasiswa kebanyakan datang saat akhir bulan, dengan barang yang digadaikan berupa laptop atau handphone,” imbuhnya. (dur/dan) Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana