Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mei Mulai Start Angkutan Pelajar Gratis

A
MOLOR DARI JADWAL: Salah satu angkot melintas di depan SMPN 5 Malang, kemarin. Pemkot Malang berjanji segera merealisasikan program angkot pelajar.
MOLOR DARI JADWAL: Salah satu angkot melintas di depan SMPN 5 Malang, kemarin. Pemkot Malang berjanji segera merealisasikan program angkot pelajar.

Advertisement

KOTA MALANG, RADAR MALANG - Program angkutan pelajar gratis segera digulirkan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menjanjikan start program itu pada bulan Mei nanti. Saat ini, masih dilakukan pembahasan tingkat akhir.

Untuk diketahui, pelaksanaan angkutan pelajar gratis itu molor dari rencana awal. Tahun lalu, Pemkot Malang memperkirakan operasio nal nya bisa dimulai pada bulan Januari Hingga April 2026, belum ada tanda-tanda dimulainya program.

Advertisement

Padahal, dari sisi angkutan kota (angkot) sudah siap. Paguyuban juga sudah memilih 80 sopir untuk mengikuti program tersebut. Kriteria juga telah ditentukan. Seperti armadanya harus berada dalam keadaan layak.

Kepala Dishub Kota Malang Widjaja Saleh Putra menyampaikan, sebelumnya operasional angkutan pelajar terganjal regulasi. Kini pihaknya sudah membahas peraturan wali kota (Perwal). Namun mandek di tingkat provinsi dalam tahap evaluasi.

Sambil menunggu perwal di evaluasi, dishub terus melakukan pembahasan teknis. Ada dua hal yang masih dalam koordinasi. Yakni tentang hitungan operasional per armada. Serta jarak tempuh yang akan dilalui angkutan pelajar. ”Angkutan pelajar akan beroperasi bulan Mei. Pekan ini kami melakukan rapat kembali,” terang Jaya.

Selain angkutan pelajar, dishub juga terus menggodok layanan feeder (angkutan pengumpan) Bus Trans Jatim. Namun proses untuk feeder itu bakal lebih panjang. Sebab, Pemkot Malang harus menyesuaikan beberapa trayek angkot. Itu membutuhkan kajian yang matang. ”Ada trayek yang sudah menyambung dengan Bus Trans Jatim, tetapi ada yang belum. Sehingga nanti butuh penyesuaian untuk feeder,” jelas Jaya.

Di tempat lain, anggota Komisi C DPRD Kota Malang Arief Wahyudi menyampaikan, pihak legislator sudah beberapa kali telah menagih janji realisasi angkutan pelajar gratis. Pertemuan terakhir dilakukan Maret lalu. ”Saat itu bilang nya dishub masih ada beberapa yang belum siap, terutama regulasi,” tutur dia.

Arief menilai, keterlambatan pelaksanaan program itu berpotensi menimbulkan keresahan di kalangan pelaku angkutan kota. Sebab, sebelumnya sudah ada komitmen yang dibangun antara pemerintah dengan pengusaha angkot.

”Keterlambatan pelaksanaan program itu ibarat membiarkan api dalam sekam. Karena komitmen yang pernah dibangun tidak segera terealisasi,” tegasnya. Dia meminta persoalan tersebut segera dituntaskan agar tidak menimbulkan ketidakpastian di lapangan. (adk/by)

Advertisement
Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

Operasional Trans Jatim Koridor 2 Mundur Sehari

Operasional Trans Jatim Koridor 2 Mundur Sehari

Trans Jatim Koridor 2 Malang Raya ditargetkan mulai beroperasi pada 30 Oktober men datang. Namun, persiapan layanan transportasi yang menghubungkan Kota Malang dan Kabupaten Malang itu belum sepenuhnya rampung. Pengadaan

Perbaikan Dua Terminal Butuh Rp 2 Miliar

Perbaikan Dua Terminal Butuh Rp 2 Miliar

Pemkab Malang memberi sinyal perbaikan Terminal Gondanglegi dan Terminal Talangagung, Kepanjen. Anggarannya diupayakan melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2026. Nominal pengajuannya Rp 2 miliar.

Dishub Kota Malang Lakukan Pembersihan pada 8 Halte yang Dinilai Kurang Layak

Dishub Kota Malang Lakukan Pembersihan pada 8 Halte yang Dinilai Kurang Layak

Dinas Perhubungan Malag melakukan pembersihan pada sejumlah halte di Kota Malang yang dinilai tidak layak. Terdapat delapan halte yang ditemukan mengalami kerusakan hingga berbau tak sedap.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer