Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Perjalanan Zakhariya Wahyudi Menjadi Desainer Gaun Khusus Anak, Aktif Mendesain Baju saat Kerja Jadi OB dan Sales di Mal

Bayu Mulya Putra • Selasa, 8 Oktober 2024 | 22:00 WIB
BERBAKAT: Zakhariya Wahyudi berpose bersama tujuh model anak di koridor Kajoetangan Heritage, pekan lalu.
BERBAKAT: Zakhariya Wahyudi berpose bersama tujuh model anak di koridor Kajoetangan Heritage, pekan lalu.

DUROTUL KARIMAH

TUJUH model anak-anak antre untuk menjajal gaun-gaun karya Zakhariya Wahyudi, Kamis pekan lalu (3/10).

Mereka berkumpul untuk bertemu Zakhariya di salah satu restoran kawasan Kajoetangan Heritage.

Gaun-gaun Zakhariya itu menjadi bagian dari persiapan turun di ajang International Fashion Runway di Malaysia, November nanti.

Event fashion internasional tersebut adalah yang ketiga kalinya diikuti Zack-sapaan akrabnya.

Sebelum dikenal sebagai desainer, mendesain baju hanyalah hobi bagi dia.

Tepat setelah lulus SMA pada 2008, Zack memilih untuk bekerja.

Hampir dua tahun dia bekerja sebagai office boy (OB) dan sales promotion boy (SPB) di salah satu Mal di Kota Malang.

Di tengah kesibukannya di tempat kerja, Zack terus menggambar desain baju-baju.

Dia juga sempat menawarkan hasil gambarnya ke butik dan galery fashion di Kota Malang.

”Dulu aku foto copy gambarku dan kumasukkan ke map, aku keliling ke butik-butik di Malang,” kenangnya.

Dari aktivitas itu, dia tahu bila setiap butik sudah memiliki tim design masing-masing.

Setelah itu, Zack memberanikan diri mendaftar magang di salah satu butik gaun pengantin di Kota Malang.

Dia ingat betul, ada lebih dari 50 pendaftar yang menjadi pesaingnya.

Rata-rata merupakan lulusan kampus-kampus desain.

Dia merasa beruntung karena owner butik tersebut memilih dirinya dan empat orang lainnya untuk magang dan belajar secara gratis di sana.

Selama satu tahun lebih, Zack mendapat ilmu gratis selama magang di sana.

Setelah itu, dia banyak mengikuti lomba-lomba desain.

Hingga pada 2011 dia memenangkan lomba desain dan mendapat beasiswa S1 Fashion Desainer di sekolah fashion di Surabaya.

Kuliah tersebut dia jalani sembari bekerja di perusahaan non-fashion di Malang.

Seperti bekerja di pabrik dan laboratorium klinik.

”Karena kuliahnya saat Sabtu dan Minggu,” tuturnya.

Zack juga mulai sering ikut fashion show di Jawa Timur.

Gaji dari kerjaannya menjadi modalnya untuk mengikuti fashion show.

”Karena dapat slot untuk show kan gak cuma-cuma,” tuturnya.

Sehingga saat itu dia harus menabung berbulan-bulan untuk dapat ikut show.

Dia juga harus mengajukan cuti enam bulan sebelum show.

”Kalau kantor tidak memberikan cuti, ya saya resign,” kata pria kelahiran 1990 tersebut.

Event Fashion Show yang membesarkan namanya yakni Malang Fashion Movement pada 2013.

Saat itu, gaun karyanya dibeli dengan harga Rp 45 juta oleh Puteri Indonesia 2013 Whulandary Hermant.

Setelah itu, dia banyak mendapat pesanan busana dari artis-artis lainnya.

Seperti Angel Karamoy, Inul Daratista hingga Krisdayanti.

Karena Zack selalu mengutamakan detail pada setiap karyanya, dia cukup kerepotan dalam mendesain baju dewasa.

Perlahan, dia beralih untuk mendesain baju anak mulai 2014 hingga saat ini.

Tidak hanya mendesain baju dan ikut fashion show, Zack sekaligus menjadi mentor bagi model-model anak.

Saat show di luar negeri seperti di Bangkok pada awal 2024 lalu, dan di Malaysia pada November nanti, dia memilih membawa model sendiri.

Semua model sudah dianggap seperti anak dan adik baginya.

Anak-anak tersebut juga yang membuatnya selalu semangat dalam mendesain gaun.

Dalam satu bulan, pria pemilik brand Metamorph by Zack tersebut mengikuti dua event fashion show.

Di setiap show, dia pasti membawakan busana yang benar-benar baru.

Dibantu delapan penjahit, Zack dapat menciptakan karya-karya yang selalu update setiap bulannya.

Perjuangannya mencapai titik sekarang membuatnya terus belajar untul menciptakan karya-karya baru.

”Kalau jenuh, saya ingat dulu harus kerja ikut orang dan ngirit berbulan-bulan untuk bisa ikut show,” kata pria kelahiran 1990. (*/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#OB #Khusus anak #Zakhariya Wahyudi #desainer gaun