Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

GOR Ken Arok Dilengkapi Venue Porprov dengan Area UMKM

A. Nugroho • Kamis, 22 Mei 2025 | 17:09 WIB

 

GENJOT EKONOMI: GOR Ken Arok jadi salah satu venue yang bakal dilengkapi area UMKM. Total ada 15 titik venue yang disiapkan pemkot.
GENJOT EKONOMI: GOR Ken Arok jadi salah satu venue yang bakal dilengkapi area UMKM. Total ada 15 titik venue yang disiapkan pemkot.

MALANG KOTA – Pelaku UMKM di Kota Malang bakal diuntungkan dengan adanya perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025, Juni mendatang. Pemkot Malang sudah menyediakan area UMKM di setiap venue. Total akan tersedia di 15 titik.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Baihaqi menuturkan, itu merupakan langkah pemkot agar manfaat Porprov bisa dirasakan masyarakat luas. Itu juga merupakan salah satu catatan dari DPRD Kota Malang agar pelaku UMKM dilibatkan selama event tersebut.

”Kami pastikan ada tempat sendiri untuk UMKM. Karena sesuai tujuan kami, salah satunya bisa berdampak kepada ekonomi,” ujar Baihaqi Dia mengatakan, disporapar hanya menyiapkan tempat saja. Terkait pedagang yang akan menempati area, pihaknya bekerja sama dengan dinas terkait.

”Kalau UMKM nanti yang memilih Diskopindag (Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan). Nanti akan ada kurasi dari diskopindag, jadi tidak bisa semua difasilitasi,” tutur Baihaqi.

Beberapa venue porprov di antaranya Stadion Gajayana, GOR Ken Arok, GOR Bima Sakti, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Islam Malang. Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Malang Suryadi menyarankan, UMKM bisa diprioritaskan yang berada di sekitar venue.Sehingga tidak perlu jauh jauh memanggil pelaku usaha dari wilayah lain.

”Mulai sekarang seharusnya sudah ada sosialisasi. Jangan sampai ada porprov, tapi pelaku usaha di sekitar tidak mengetahui dan merasakan dampaknya,” tegas Suryadi.

Dia menambahkan, pengaturan lalu lintas dan parker juga perlu diperhatikan. Di tempat lain, Kepala Diskopindag Kota Malang Eko Sri Yuliadi mengaku, dalam waktu dekat akan melakukan kurasi UMKM.

Diperkirakan ada 3.000 pelaku usaha yang akan bergerak di bidang lain.  Seperti souvenir, kaus, atau gantungan kuci khas Kota Malang.

”Jumlah UMKM per titik tergantung perkiraan keramaian. Misal untuk sepakbola, pasti (area UMKM-nya) lebih banyak dari cabor lainnya,” jelas Eko.

Editor : A. Nugroho
#UMKM #Disporapar #malang kota #Diskopindag #Pemkot