Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Aksi Demo Sopir Truk Picu Kenaikan Harga Cabai dan Bawang di Pasar Malang

Bayu Mulya Putra • Jumat, 27 Juni 2025 | 17:37 WIB
PANTAU LANGSUNG: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dan Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin mengunjungi salah satu pedagang di Pasar Mergan, kemarin.
PANTAU LANGSUNG: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dan Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin mengunjungi salah satu pedagang di Pasar Mergan, kemarin.

MALANG KOTA - Aksi mogok yang dilakukan sejumlah sopir truk angkutan barang mulai membawa dampak. Sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan harga. Di Pasar Bareng dan Pasar Mergan, terpantau harga cabai rawit dan bawang merah mulai naik. Itu diketahui saat Wali Kota Malang Wahyu Hidayat melakukan peninjauan, kemarin. 

Seperti diketahui, pekan lalu ratusan sopir truk memprotes kebijakan zero Over Dimension and Overload (ODOL). Dengan aksi unjuk rasa itu, otomatis proses pengiriman terganggu. Itu membuat pasokan bahan pokok ke pedagang pasar berkurang. 

Seperti disampaikan Sari, 41, pedagang di Pasar Mergan. Dia menuturkan, sejak seminggu terakhir, pengiriman cabai rawit dan bawang merah berkurang. Dampaknya, harga bawang merah naik Rp 6 ribu. Sedangkan cabai rawit naik Rp 10 ribu.

”Bawang merah biasanya Rp 38 ribu per kilogram, sekarang Rp 44 ribu. Kemudian cabai normalnya Rp 45 ribu per kilogram, sekarang tembus menjadi Rp 55 ribu,” jelas dia. Hal sama disampaikan Rahayu, 50, pedagang lainnya. Dia menyebut bahwa harga bawang merah saat ini tembus Rp 45 ribu. 

”Tergantung stok, kalau banyak di sini (harganya) pasti turun. Sekarang stoknya menurun,” tutur dia. Rahayu menyampaikan, sedikitnya stok itu terjadi karena aksi demo beberapa waktu lalu. Pengiriman ke pasar sedikit terhambat.

”Kalau terus-terusan begini bisa naik terus,” imbuh pedagang yang sudah berjualan di Pasar Mergan selama 21 tahun itu.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memastikan bahwa pemkot bakal terus memantau fluktuasi harga. ”Dari pemerintah pusat sudah ada instruksi agar (pemda) datang ke pasar-pasar untuk melihat tren harga. Dengan kenaikan ini, kami antisipasi bersama TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) akan melakukan langkah antisipasi,” ujar dia.

Selain harga bahan pokok yang naik, Wahyu juga mendapati kelangkaan Minyakita. Di dua pasar yang didatangi kemarin, tidak ada pedagang yang memiliki stok dengan merek tersebut. ”Dari distributor tidak ada pengiriman, kami akan lihat nanti apa masalahnya. Yang pasti kami ingin distribusinya ditambah,” tandas Wahyu. (adk/by)

Editor : A. Nugroho
#Sopir Truk #dampak #Kenaikan #demo #bahan pokok